8.25.2011

ArsipBerita.com - update next 9


ArsipBerita.com - update next 9

Link to Arsip Berita Indonesia - Indonesian News Archives

Masayu Siapkan Baju Lebaran

Posted: 24 Aug 2011 07:31 PM PDT

9a61ac5261255c61d91c893d18560050 Masayu Siapkan Baju Lebaran

Masayu. TEMPO/Imam SUkamto

TEMPO Interaktif, Masayu Anastasia tidak mempunyai persiapan khusus menjelang Lebaran nanti. Istri Lembu Wiworo ini hanya menyiapkan baju untuk Hari Raya Idul Fitri.

“Enggak ada persiapan apa-apa, paling baju Lebaran. Bajunya juga enggak kembaran gitu, paling baju muslim model kaftan-kaftan gitu,” ujar Masayu di Jakarta, Rabu, 24 Agustus 2011.

Dirinya pun mengaku tidak perlu repot untuk memasak atau memesan kue untuk Lebaran. “Enggak ya, karena kita pasti muter terus. Lembu anak paling kecil dan aku nomor tiga, jadi justru kita yang muter. Boro-boro masak, deh.” 

Misalnya, kata Masayu, ke rumah nenek, mama, atau papanya Lembu kita makan di sana. “Jadi, ya pas nyampe rumah udah kenyang banget,” ungkapnya.

Ibu dari Samara Anaya Amandari merasa Lebarannya sama halnya dengan orang lain, tidak ada yang jauh berbeda. Makanya, ia lebih suka dengan suasana di bulan puasanya dibandingkan dengan Lebarannya.

“Aku malah lebih kangen bulan puasanya. Kangen sahur bareng, acara buka bersama, dan tarawihnya,” ujar Masayu.

SYIFA JUNITA

Source: tempo

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Masayu Siapkan Baju Lebaran.


11 Wanita Paling Berpengaruh di Dunia

Posted: 24 Aug 2011 07:26 PM PDT

BI: Hanya 25 Persen KUT yang Kembali

Posted: 24 Aug 2011 07:26 PM PDT

20110414042658bayu krisnamurthi. BI: Hanya 25 Persen KUT yang Kembali

Kamis, 25 Agustus 2011 09:14 WIB

JAKARTA: Bank Indonesia mencatat dana Kredit Usaha Tani (KUT) yang dikembalikan peminjamnya hanya sekitar 25 persen dari total KUT yang disalurkan Pemerintah melalui program Kredit Likuiditas Bank Indonesia (KLBI) sebesar Rp7,68 triliun.

“KUT yang teralisasikan atau disalurkan Rp7,68 triliun, tetapi yang macet atau tidak tertagih Rp5,71 triliun. Hanya sekitar 25% yang kembali. Itu posisi pelaporan bank ke BI per 31 Desember 2009,” kata Kepala Biro Humas Bank Indonesia Difi A Johansyah di Jakarta, Kamis (25/8).

Difi Johansyah menjelaskan jatuh tempo terakhir dari KUT ini pada tahun 2000, sehingga diperkirakan sudah tidak ada lagi peminjam KUT yang mengembalikan dana yang disalurkan antara lain melalui Bank BRI, Bank Mandiri, BNI, Bukopin dan Danamon serta sejumlah BPD itu.

Dijelaskan Difi, tunggakan KUT Rp5,71 triliun ini tidak menjadi beban perbankan, karena kredit tersebut menjadi tanggungan tiga pihak yaitu Bank Indonesia (42,75%), Pemerintah (52,25%) dan Jamkrindo atau Perum Sarana (lima persen).

“Tagihan tetap dilakukan bank yang mencairkan, tetapi bank tidak menanggung risiko dari kredit macet ini, yang menanggung tiga pihak ini,” katanya.

Khusus di BI, total KUT macet yang harus ditanggung sebesar RP2,4 triliun, menurut Difi sudah dilakukan pencadangan sejak tahun 2000 sehingga jika Pemerintah jadi memutihkan atau menghapus tagih KUT itu tidak akan terlalu berpengaruh terhadap neraca BI.

“Pemutihan akan menguntungkan penerima kredit, tetapi BI, Pemerintah, dan Jamkrindo akan menanggung risikonya. Pemutihan berarti risiko kredit macet yang ditanggung menjadi terealisasikan,” katanya.

Data Pemerintah menyebutkan dana KUT yang disalurkan pada 1999 dan 1998 sebesar Rp8,3 triliun dengan dana yang sudah dikembalikan Rp2,59 triliun, sementara yang tertunggak Rp5,71 triliun.

Berdasarkan catatan, Pemerintah sebelumnya telah beberapa kali menghapus tunggakan KUT, seperti pada 1998 Pemerintah menghapus tunggakan KUT Rp117 miliar untuk 1985-1995, kemudian tunggakan KUT periode 1996 hingga Maret 1998 sebesar Rp155 miliar dijadwal ulang.

Mantan Presiden Abdurrahman Eahid tercatat pernah menerbitkan Kepres Restrukturisasi KUT, begitu pula Megawati Soekarnoputri pada 2003 pernah menerbitkan Kepres Restrukturisasi KUT dengan membebaskan denda dan bunga.

Menko Perekonomian Hatta Rajasa beberapa waktu lalu menyampaikan rencana Pemerintah untuk melakukan pemutihan terhadap tunggakan KUT karena dinilai justru menghambat petani untuk mendapatkan kredit dari perbankan. (Ant/OL-3)

Source: media indonesia

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - BI: Hanya 25 Persen KUT yang Kembali.


Tunggakan KUT di BRI Capai Rp3,7 Triliun

Posted: 24 Aug 2011 07:26 PM PDT

ilustrasi dana Tunggakan KUT di BRI Capai Rp3,7 Triliun

Kamis, 25 Agustus 2011 09:04 WIB

JAKARTA: Tunggakan Kredit Usaha Tani (KUT) yang ada di BRI mencapai Rp3,7 triliun atau sekitar 70 persen dari total tunggakan KUT sampai Desember 2009 yang mencapai Rp5,7 triliun.

Sekretaris Perusahaan BRI Muhamad Ali, di Jakarta, Kamis (25/8), mengatakan KUT yang disalurkan BRI terdiri atas KUT yang diberikan tahun 1998/1999 dengan program channeling sebesar Rp2,8 triliun kepada 27.000 KUD/LSM berdasarkan keputusan dinas koperasi setempat dengan dana dari Kredit Likuiditas Bank Indonesia (KLBI).

Kemudian KUT yang diberikan tahun 1999/2000 dengan program channeling sebesar Rp240 miliar kepada 1500 KUD/LSM dengan dana dari BTI namun ditanggung Depkeu 100%, sementara Perum Jamkrindo menggantikan risiko yang ditanggung BRI sebesar 5%.

Yang ketiga adalah KUT yang dberikan tahun 1995 sampai Februari 1998 dengan program pencairan sebesar Rp643,9 miliar kepada 16.000 KUD/LSM. Dengan tanggungan lima persen atau Rp32 miliar oleh BRI sementara BI menanggung 42,25 persen dan Depkeu 52,75%.

“Yang menjadi tanggungan BRI Rp32 miliar sudah kita cadangkan sejak tahun 2000,” kata Ali.

Menurut Ali , tidak semua tunggakan KUT Rp3,7 triliun itu menjadi beban BRI, karena BRI hanya merupakan bank penyalur sementara risiko kreditnya ditanggung Pemerintah dan BI. (Ant/Ol-3)

Source: media indonesia

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Tunggakan KUT di BRI Capai Rp3,7 Triliun.


Torres yang Bujuk Mata Pindah ke Chelsea

Posted: 24 Aug 2011 07:26 PM PDT

Kamis, 25 Agustus 2011 09:21 WIB

20110825 081556 mata Torres yang Bujuk Mata Pindah ke Chelsea

Foto : REUTERS/David Gray/bo

LONDON: Gelandang asal Spanyol Juanma Mata menyatakan keputusan untuk meninggalkan Valencia dan bergabung dengan Chelsea tidak lepas dari peran Fernando Torres. Mata mengatakan Torres-lah yang membuat dirinya yakin pindah ke Chelsea.

“Ketika Torres tahu Chelsea menginginkan saya, ia mengatakan kepada saya bermain di luar negeri merupakan langkah yang bagus,” jelas Mata, Rabu (24/8).

“Ini adalah sesuatu yang baru bagi hidup saya untuk membangun kepribadian dan profesionalitas. Saya pikir, ini alasan yang masuk akal,” imbuhnya.

Chelsea mendapatkan Mata dengan harga 30 juta euro. Mata dikontrak The Blues selama lima tahun.

Mata, 23, kemungkinan akan melakukan debut bersama Chelsea saat melawan Norwich, akhir pekan ini. Mata diyakini akan mampu menjalankan skema permainan yang diinginkan pelatih anyar Chelsea Andre Villas-Boas.

“Pelatih mengatakan ingin Chelsea bermain lebih menyerang dan saya disebutnya akan menjadi bagian dari hal itu. Villas-Boas merupakan seseorang yang memenangkan semuanya tahun lalu. Kami sepaham untuk memenangkan banyak hal musim ini,” jelas Mata. (AP/OL-04)

Source: media indonesia

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Torres yang Bujuk Mata Pindah ke Chelsea.


Skuat Merah Putih Bermainlah dengan Gembira

Posted: 24 Aug 2011 07:26 PM PDT

Kamis, 25 Agustus 2011 09:17 WIB

20110825 122659 timnas2 Skuat Merah Putih Bermainlah dengan Gembira

Foto : ANTARA/Andika Betha/ip

JAKARTA: Pemain tim nasional sepak bola Indonesia harus bermain dengan gembira ketika melakoni pertandingan resmi internasional seperti di ajang Pra Piala Dunia 2014 Zona Asia.

“Mereka harus bermain dengan rileks dan gembira, bukan dengan ketegangan. Kegembiraan itu menjadi ciri sebuah tim yang benar-benar menikmati pertandingan dalam mengejar kemenangan,” ujar Anjas Asmara, mantan pemain Persija dan Timnas Indonesia, di Jakarta, Rabu (24/8).

Anjas mengkritisi para pemain Timnas Senior saat berlaga melawan Turkmenistan maupun ujicoba melawan Palestina baru-baru ini masih seperti gelagapan ketika menghadapi serangan lawan. Menciptakan suasana gembira tersebut, lanjutnya, harus ada yang

mengomandoinya di tengah lapangan. “Apalagi ketika tim sudah mencapai keunggulan 4-1 seperti ketika berhadapan Turkmenistan, seharusnya ada yang mengomandoi agar mereka selanjutnya bermain gembira dengan lebih mengutamakan ball possision dan mereka seharusnya bisa menikmati permainan untuk menjaga keunggulan,” ujarnya.

Pada bagian lain Anjas mengkritisi pola permainan yang diterapkan pelatih Wim Rijsbergen, bahwa postur pemain Indonesia kurang tepat jika mengandalkan umpan-umpan panjang. Menurut dia, umpan-umpan panjang tersebut justru bisa menjadi bumerang bagi Timnas sendiri ketika lawan bisa memotong umpan kemudian melakukan serangan balik.

“Postur pemain Indonesia sebenarnya mirip dengan postur pemain Spanyol yang rata-rata tidak terlalu tinggi. Kita lihat para pemain klub Barcelona, mereka lebih banyak memainkan umpan cepat dari kaki ke kaki, itu karena mereka menyadari kondisi postur mereka,” paparnya.

Anjas Asmara yang juga mantan pemain nasional menambahkan, karakter tim-tim di Timur Tengah seperti Iran, Qatar dan Bahrain yang akan menjadi lawan Indonesia pada putaran III Pra Piala Dunia pun lebih banyak menerapkan permainan cepat dari kaki ke kaki.

“Menghadapi lawan-lawan dari Timur Tengah harus dengan cara yang sama dengan peranan gelandang yang jauh lebih besar dalam menyuplai bola. Kalau tidak, tim kita akan kesulitan,” ujarnya. (Ant/OL-2)

Source: media indonesia

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Skuat Merah Putih Bermainlah dengan Gembira.


Pemilik Mazda Versi Lama Perlu Waspada

Posted: 24 Aug 2011 07:24 PM PDT

20110823 mazda 1 Pemilik Mazda Versi Lama Perlu Waspada 

JAKARTA – Peribahasa sedia payung sebelum hujan, sejatinya bisa berlaku untuk semua mobil yang dipakai buat mudik lebaran ke kampung halaman. Bisa itu mobil baru atau seken. Tidak terkecuali Mazda Vantrend (VT) yang belum menerapkan teknologi hidraulik untuk perangkat koplingnya. Peranti kopling yang menyalurkan tenaga dari mesin ke roda ini sangat vital kerjanya saat kendaraan melaju di jalan.

Bagi pengguna Mazda Vantrend yang akan diajak mudik, tak ada salahnya mencermati dengan baik kondisi bagian ini. Seiring pemakaian kopling yang diinjak terus menerus, bisa menyebabkan kabel kopling rawan putus saat kondisi jalan macet. Bagi David Candra, pedege spare part spesialis Mazda dan Timor mangkal di Atrium Senen Lt. 5 blok C No. 61, memberikan panduan ringan.

Sebelum berangkat mudik, tak ada salahnya menyiapkan kabel kopling baru untuk cadangan. Ada part kabel kopling buat Vantrend buatan Jepang. Bagian dalamnya menggunakan kawat baja yang halus. Gerak tarik ulurnya lebih ringan. Harganya hanya Rp 100 ribu. Kalau yang buatan lokal juga ada, seharga Rp 80 ribu. Tapi, saat sudah terpasang nanti lebih berisik lantaran material yang dipakai beda dengan buatan Jepang, jelas pria berkacamata ini.

Nah, untuk mendapatkannya, gerai yang bisa dihubungi adalah 021-3847080.   (mobil.otomotifnet.com)

Penulis : Maleha | Teks Editor : Bagja | Foto : Maleha

Source: OtomotifNet

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Pemilik Mazda Versi Lama Perlu Waspada.


Dipaksa Menikah, Ternyata Sesama Jenis

Posted: 24 Aug 2011 07:24 PM PDT

1502458620X310 Dipaksa Menikah, Ternyata Sesama Jenis SHUTTERSTOCK Ilustrasi

BANDA ACEH, KOMPAS.com – Polisi syariah di Nangroe Aceh Darusalam (NAD) bingung menangani kasus dua perempuan yang harus menikah atas desakan para tetangga. Para tetangga itu mengira, salah seorang dari dua perempuan yang tinggal satu kamar kos itu laki-laki. Mereka berpikir, daripada berkubang dosa, mereka harus menikah.

Kedua perempuan itu, Nuraini dan Rohani, berada di bawah tekanan ketika pernikahan itu berlangsung. Para tetangga menduga Rohani seorang pria karena penampilannya yang tomboi. Namun panggilannya pun Ranto, terdengar sangat maskulin.

Namun setelah pernikahan, kecurigaan muncul bahwa Rohani sebenarnya perempuan. Penduduk setempat pun membawa mereka ke polisi hari Minggu (21/8/2011) lalu. Kini giliran polisi yang bingung. "Dalam kitab Nabi, orang-orang yang melakukan hal seperti itu harus dipenggal atau dibuang ke laut, tetapi kita tidak punya aturan seperti itu," kata Muddasir, kepala polisi syariah di Aceh, kepada Reuters, Rabu.

Polisi Syariah bertanggung jawab memantau perilaku warga di provinsi itu. Mereka sering menertibkan orang yang berpakain minim atau pasangan yang belum menikah.

Muddasir mengatakan, kantornya telah membolak-balik aturan-aturan yang ada tetapi tidak menemukan pasal yang mengatur pernikahan sesama jenis. Dia mengatakan, pasangan itu telah ditahan. Polisi dan tokoh agama mempertimbangkan cara untuk memisahkan mereka selamanya.

Sumber :
Reuters

Source: kompas regional

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Dipaksa Menikah, Ternyata Sesama Jenis.


Indonesian Soldier Killed in Abepura

Posted: 24 Aug 2011 07:22 PM PDT

20110802090923392 Indonesian Soldier Killed in Abepura

TEMPO Interactive, Jayapura:Jayapura Police continue to search for the murderers of an Indonesian soldier, who was found dead at Baru Street, Waena, Abepura, at 7 a.m. local time on Tuesday.

Police chief Comm. Imam Setiawan said the victim was stabbed in the neck and back when he was going to work. The perpetrators asked him for some money. He didnt give it to them so he was stabbed, Imam said yesterday.

As yet, the police have not confirmed whether the incident was linked to an armed group in Jayapura.

JERRY OMONA | DAVID PRIYASIDHART

Source: tempo

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Indonesian Soldier Killed in Abepura.


Minister Fadel Holds Salt Imports

Posted: 24 Aug 2011 07:22 PM PDT

c2275365894714 Minister Fadel Holds Salt Imports

TEMPO Interactive, Jakarta:Maritime Affairs and Fishery Minister Fadel Muhammad refuses to release imported salt that has been held at Ciwandan Port in Banten since early this month. The salt imported by PT Sumatraco Langgeng Makmur remains sealed at the ports customs and excise office. I will hold it until the harvest season is over, he said on Tuesday.

To prevent similar cases from occurring, Fadel urged salt imports to be halted temporarily. He is convinced that this years salt production will reach 1.2 million tons. Farmers normally produce between 300,000 and 400,000 tons of salt. We just need to encourage other industries to increase the production, he added.

The ministry has also sealed 11,800 tons of salt from India, which was imported by Sumatraco. Based on the reference last year, the ministry said the import permit for the Rp7 billion salt import had expired.

The Trade Ministrys import director Partogi Pangaribuan previously said the salt was not categorized as import salt because the Unloading Letter had not been issued yet. The salt was sealed when it arrived in Indonesia. Partogi said he hoped the salt could be re-exported instead of destroyed.

Coordinating Minister for the Economy Hatta Rajasa said he would seek a solution concerning the salt import which has been rejected by the maritime minister but supported by the trade minister. As for the plan to destroy the illegal salt, he has called on both offices to peacefully resolve the dispute.

ROSALINA | ALWAN RIDHA RAMDANI

Source: tempo

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Minister Fadel Holds Salt Imports.


0 komentar:

Poskan Komentar

 

Berita Unik Seputar Dunia. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com