8.02.2011

SBY Pernah Nasihati Marzuki Alie


Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

antasari4 SBY Pernah Nasihati Marzuki Alie

Selasa, 02 Agustus 2011 05:05 WIB

JAKARTA: Ketua DPR Marzuki Alie dijuluki banyak orang sebagai pemimpin parlemen Indonesia paling kontroversial. Jika dihitung, terdapat enam pernyataan kontroversial Marzuki Alie.

Yakni soal korban tsunami Mentawai, Sumatera Barat, pada 27 Oktober 2010. Soal sejumlah kasus yang menimpa TKW di luar negeri pada 26 Februari 2011.

Pernyataan Marzuki juga menjadi bahan polemik saat menanggapi kritik tentang anggota DPR yang membawa istri saat kunjungan kerja.

Selain itu dirinya dianggap kontroversial saat mengomentari rencana pembangunan Gedung baru DPR, 9 Mei 2011.

Komentarnya juga pedas saat menanggapi hama ulat bulu di Pulau Jawa, 13 April 2011.

Dan pernyataan terbaru Marzuki adalah soal pembubaran KPK.

Pertanyaan muncul, apakah Marzuki sadar saat dirinya mengeluarkan pernyataan? Apakah marzuki seorang yang lugu, polos atau rasional dan ketus?

Ternyata, menurut pengakuan Marzuki sendiri di DPR, Senin (1/8), Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pernah menasihatinya supaya jangan terlalu ketus dan tegas serta to the point.

“Pak SBY pernah panggil saya, ada hal negatif yang ada dalam diri saya yaitu kelemahan, saya bicara ketus, terlalu to the point, tegas, tidak basa basi, dan positif yang dikatakannya, Marzuki itu rasional, logis, bertanggung jawab, ketiga kerja all out, lugas, itu kalimat dia,” terangnya.

SBY bilang ke Marzuki bahwa sikap terlalu ketus tidak terlalu baik bagi seorang politisi. Karena bisa dimanfaatkan oleh lawan politik.

Dan menurut Marzuki, SBY membaca sikap itu dalam dirinya. SBY, menurutnya, tahu kalau sikapnya tersebut sulit mendapat penghargaan di tengah masyarakat.

Setelah melewati kurang lebih dua tahun menjabat ketua DPR, dirinya mengakui banyak gagasannya yang ditentang orang. Dan itu menjadi alasan dirinya untuk introspeksi, mungkin berpolitik bukan jalan hidupnya.

Karakternya yang ketus, ceplas ceplos apa adanya tidak cocok melakukan kegiatan politik. “Karakter saya tidak cocok di politik, saya capek,” terangnya.

Dengan nada becanda, Marzuki pun berencana pada tahun 2014 nanti akan kembali ke kampung halamannya di Palembang, Sumatera Selatan dan berniat akan menjadi guru ngaji.

“Saya mau pulang kampung, mau ngajar jadi guru ngaji, saya kan awalnya guru,” jelasnya.
Lebih jauh Marzuki menjelaskan, menjadi guru buat dirinya sama saja lebih menikmati hidup. Ia juga bisa membuat banyak orang pintar. (*/OL-9)

Source: media indonesia

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - SBY Pernah Nasihati Marzuki Alie.


mejiku 02 Aug, 2011


--
Source: http://arsipberita.com/show/sby-pernah-nasihati-marzuki-alie-280589.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Berita Unik Seputar Dunia. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com