8.08.2011

IHSG cenderung melemah pekan ini


Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

bei1 IHSG cenderung melemah pekan iniJAKARTA: Turunnya peringkat utang Amerika Serikat menjadi ‘AA+’ dari sebelumnya ‘AAA’ diprediksi akan membuat perdagangan bursa regional dan bursa dalam negeri pada pekan ini bergerak konsolidasi.
Keputusan lembaga pemeringkat internasional, Standard and Poor, untuk menurunkan peringkat utang AS pada Sabtu lalu diperkirakan memicu volatilitas pasar modal Indonesia dalam beberapa waktu ke depan.

Kepala Riset PT Universal Broker Satrio Utomo menilai turunnya peringkat utang AS akan membuat indeks harga saham gabungan (IHSG) cenderung melemah pada pekan ini, meskipun hanya dalam jangka pendek. Pemodal, tuturnya akan melakukan aksi wait and see untuk melihat dampak lebih lanjut dari penurunan peringkat AS.

“Downgrade ini menimbulkan ketidakpastian pasar. Positifnya, keputusan downgrade rating AS itu terjadi ketika pasar kita tutup, jadi investor punya waktu untuk berpikir akan melakukan apa pada perdagangan minggu depan. Saya perkirakan IHSG akan bergerak dikisaran 3.700-4.025 pekan ini,” ujarnya.

Satrio mengatakan secara teknikal, indeks Dow Jones berpotensi mengalami penurunan dalam jangka pendek. Hal ini, tuturnya semakin menekan pergerakan bursa global pada pekan ini, meskipun tidak akan menyebabkan IHSG terkoreksi sedalam perdagangan Jumat lalu.

Pada penutupan perdagangan Jumat, Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik tipis 0,54% ke level 11.444,61 di tengah koreksi yang melanda bursa regional. Adapun, IHSG pada penutupan perdagangan Jumat pekan lalu merosot tajam 4,86% ke level 3.921,64.

Analis PT Infovesta Utama Praska Putrantyo menilai pergerakan bursa yang anjlok tajam pada akhir pekan lalu merupakan antisipasi pasar terhadap potensi penurunan peringkat utang AS. Menurutnya, sepekan ke depan investor justru berpeluang melakukan bargain hunting.

“Penurunan rating AS diperkirakan sudah direspon pasar pada perdagangan Jumat kemarin. Jadi sepekan depan, IHSG berpotensi menguat namun masih terbatas karena faktor technical rebound di kisaran 3870-4020,” paparnya.

Selain penurunan peringkat utang AS, Praska mengungkapkan beberapa faktor eksternal juga akan memengaruhi laju indeks pekan ini, diantaranya rilis data ekonomi AS, seperti pengangguran per Juli yang tercatat turun menjadi 9,1% dan data Nonfarm Payrolls per Juli yang melonjak menjadi 117.000.

Dia menambahkan kelanjutan program Quantitative Easing (QE) 3 saat pertemuan The Fed pekan depan di tengah lemahnya pertumbuhan ekonomi AS juga akan menjadi sorotan investor pada pekan ini yang akan memengaruhi pergerakan bursa global.

Beberapa sektor, menurutnya akan memotori penguatan indeks minggu ini, a.l. Sektor perbankan, infrastruktur, pertambangan batubara, dan aneka industri. Sementara Satrio merekomendasikan sektor barang konsumsi dan alant berat melalui saham MAPI, GJTL, CPIN, UNTR, dan GGRM. (18/tw)

Source: bisnis online

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - IHSG cenderung melemah pekan ini.


julia.pz 08 Aug, 2011


--
Source: http://arsipberita.com/show/ihsg-cenderung-melemah-pekan-ini-285622.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Berita Unik Seputar Dunia. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com