8.03.2011

Bisnis Parcel Cikin Mulai Menggeliat


Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
1327549620X310 Bisnis Parcel Cikin Mulai Menggeliat IMANUEL MORE GHALE Tiga pedagang parcel di Stasiun Cikini, Jakarta Pusat sedang mengerjakan pembuatan keranjang rotan, Selasa (2/8/2011). Aktivitas pedagang parcel dan keranjang rotan di Stasiun Cikini mulai menggeliat seiring mendekatnya hari raya Idul Fitri.

JAKARTA, KOMPAS.com – Menjelang datangnya Lebaran, bisnis parcel di Stasiun Cikini, Jakarta Pusat kembali menggeliat. Selain kios-kios pedagang parcel dan keranjang rotan di Blok A dan B, sejumlah tenda pedagang musiman telah berdiri di sekitar area Stasiun.

"Mulai ramai sejak beberapa hari lalu," kata Uyum, pemilik Uyum Parcel kepada Kompas.com, Selasa (2/8/2011).

Situasi ini, kata Uyum, akan berlangsung hingga menjelang malam "takbiran". Walaupun saat ini keramaian pembeli belum menunjukkan peningkatan berarti, pesanan yang datang dari para pelanggan, menurut Iyum, sudah menumpuk.

"Puncak pembelian langsung dan pengambilan pesanan biasanya antara dua minggu sampai 10 hari menjelang Lebaran," jelas Fitriah Harris, pemilik Toko Kembar, Blok A Stasiun Cikini.

Saat ini, mereka lebih berkonsentrasi pada pembuatan keranjang rotan dan penyiapan aneka asesoris. "Nanti saat pembelinya ramai tinggal diambil," katanya.

Iyum dan suaminya Nachrowi mematok harga Rp 40.000 untuk sebuah keranjang rotan. Sementara untuk parcel lengkap, mereka mematok harga Rp 90.000.

Sedangkan Fitri yang adalah pedagang parcel tetap di Stasiun Cikini menyajikan keranjang rotan dan parcel yang lebih beragam dengan harga yang variatif. "Tergantung isi parcel dan jenis keranjangnya," kata Fitri menjelaskan rujukan harga.

Parcel lengkap dijual dengan harga antara Rp 300.000 hingga Rp 2 juta. Sedangkan keranjang rotan tanpa isi dihargai antara Rp 90.000 hingga Rp 120.000 .

Isi parcel masih didominasi jenis-jenis makanan-minuman, aneka keramik, perlengkapan sholat, hingga simbol keagamaan lainnya.

Source: kompas megapolitan

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Bisnis Parcel Cikin Mulai Menggeliat.


cherrio 03 Aug, 2011


--
Source: http://arsipberita.com/show/bisnis-parcel-cikin-mulai-menggeliat-281644.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Berita Unik Seputar Dunia. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com