12.17.2011

ArsipBerita.com - update next 9


ArsipBerita.com - update next 9

Link to Arsip Berita Indonesia - Indonesian News Archives

Pesawat AMA Tergelincir dan Terbakar

Posted: 16 Dec 2011 06:27 PM PST

JAYAPURA, KOMPAS.com- Sebuah pesawat perintis milik Associated Mission Aviation (AMA), Sabtu (17/12/2011) pagi, sekitar pukul 07.40 WIT (05.40 WIB), tergelincir dan terbakar di landasan perintis di Distrik Okbibab, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Dikabarkan, pesawat dengan nomor registrasi PK-RCD itu diawaki oleh Arnold dan mengangkut tiga orang penumpang.

Belum diketahui indentitas para penumpang. Kepala Humas Polda Papua Kombes Wachyono mengatakan, pesawat mengudara dari Bandara Sentani menuju Okbibab. Saat mendarat di Okbibab, pesawat tergelincir dan masuk ke jurang yang berada di sebelah kiri landasan.

Akibatnya, pesawat terbakar. Kondisi awak dan penumpang belum diketahui. Proses evakuasi tengah dilakukan.

Source: kompas regional

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Pesawat AMA Tergelincir dan Terbakar.


Bus Sinar Jaya Hantam Avanza, 8 Tewas

Posted: 16 Dec 2011 06:27 PM PST

INDRAMAYU, KOMPAS.com- Tabrakan maut yang menewaskan delapan orang terjadi dini hari tadi, sekitar pukul 01.00, Sabtu (17/12/2011), di Jalan Raya Pantai Utara Jawa, tepatnya yang melintasi Desa Sumur Adem, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Indramayu Ajun Komisaris Irwandi mengatakan, tabrakan itu terjadi antara bus Sinar Jaya dengan mobil Toyota Avanza. Saat kejadian, bus melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Jakarta menuju Cirebon. Adapun Avanza melaju dari arah sebaliknya, yakni dari Cirebon menuju Jakarta.

"Tabrakan terjadi sebab bus berpindah jalur. Pada saat yang sama ada Avanza yang sedang melaju dari jalur tersebut," kata Irwandi.

Saat peristiwa terjadi, kondisi Pantura cukup lengang. Kejadian naas ini langsung menewaskan delapan penumpang Avanza.

Polisi menduga kecelakaan ini terjadi karena sopir bus bernama Sujai dalam kondisi mengantuk. Artinya, ada unsur kelalaian dalam kecelakaan ini.

"Saat ini sopir belum diketahui keberadaannya. Ada kemungkingan dia pergi untuk melapor kepada pemilik bus. Tapi bisa juga dia lari dari polisi karena takut dituduh mencelakai orang. Pencarian sedang kami lakukan," kata Irwandi.

Delapan korban kini dibawa di Puskemas Sukra. Polisi tengah menanti kedatangan keluarga korban untuk identifikasi jenazah.

Source: kompas regional

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Bus Sinar Jaya Hantam Avanza, 8 Tewas.


VIDEO: Kafe Tanpa Cahaya di Jakarta

Posted: 16 Dec 2011 06:08 PM PST

135377 dalam gelap 300 225 VIDEO: Kafe Tanpa Cahaya di Jakarta

VIVAnews – Berbagai cara dilakukan pengusaha kuliner untuk menarik pengunjung menyantap hidangan di restorannya. Selain menu makanan lezat, mereka juga mengandalkan suasana restoran yang menarik dan unik.

Seperti ‘Blind Cafe’. Sesuai namanya, kafe ini menawarkan sensasi bersantap dalam gelap atau tanpa cahaya.

Suasana di dalam kafe benar-benar gelap. Pengunjung dilarang menyalakan perangkat apapun yang memendarkan cahaya seperti senter atau ponsel. Namun, jangan khawatir, ada petugas yang akan membimbing pengunjung ke meja, sesuai nomor yang diperoleh sebelum masuk.

“Kafe ini bertujuan membuat masyarakat lebih empati kepada teman-teman yang memiliki hambatan penglihatan,” kata Dewi, salah satu pengelola kafe.

Berlokasi di kawasan kuliner Kalibata City, Jakarta Selatan, kafe ini dibuka khusus bersamaan dengan hari penyandang cacat internasional pada 3 Desember 2011.

Penasaran dengan tempat bersantap yang memberdayakan sejumlah karyawan dengan kekurangan fisik ini? Simak videonya di tautan ini.

Source: vivanews

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - VIDEO: Kafe Tanpa Cahaya di Jakarta.


Pentingnya Panel Instrumen, Menjaga Nyawa dan Dompet Biker

Posted: 16 Dec 2011 05:55 PM PST

20111214 pentingnya 1 Pentingnya Panel Instrumen, Menjaga Nyawa dan Dompet Biker
Panel instrumen dibuat cantik sebagai nilai jual

Sesuatu dibuat, pasti ada tujuannya. Bahkan usus buntu alias appendik yang dikira gak ada fungsinya pun, kini diketahui sebagai organ pencipta kekebalan tubuh.

So, aneh kalo biker gak peduli dengan panel instrumen di motornya. Kan, mustahil pabrikan mau buang-buang dana, pikiran dan tenaga untuk membuatnya, jika sia-sia. “Panel instrumen fungsinya amat besar buat pengendara motor,” tegas Muhamad Abidin dari Departemen Servis/Tech & Waranty Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI)

Pabrikan pun menjadikan panel instrumen sebagai nilai jual. Desain tampilannya, ada yang dibikin atraktif, sportif, atau klasik. Info yang ingin ditampilkan, ada yang sangat sederhana, sampai njelimet. Dari yang analog hingga digital. “Apapun bentuknya, info yang disediakan itu tentu sudah dipikirkan manfaatnya,” tegas Abidin lagi.

Minimal, panel instrumen punya spidometer alias penunjuk speed. Bila ini ada, biasanya ditemani odometer guna mengetahui jarak tempuh. Ini ada di motor lawas sekali.

Pengukur kecepatan dan jarak ini sebagai pemandu buat biker. Bermanfaat mengendalikan waktu berkendara agar tetap nyaman. Bisa mengatur kecepatan sesuai jarak yang akan ditempuh.

“Secara emosi, spidometer berefek nyata. Bila terlalu pelan, kita akan sadar untuk meningkatkan kecepatan. Sebaliknya, jika lihat jarum atau angka terlalu tinggi, ada efek hati ingin mengurangi kecepatan. Ini sering terjadi di jalan lengang. Karena, di situ biasanya kita terlena dan tak sadar kecepatan yang sedang ditempuh,” jelas Abidin.

Apalagi jika kita melintasi jalan dengan batasan kecepatan tertentu. Speedometer jelas bisa jadi panduan. Ngandelin feeling? Hmmmm…, menantang polisi namanya!

Agak maju sedikit, panel instrumen menyediakan informasi putaran mesin. Yang diukur putaran bandul per menit. Makanya, disebutlah rotation per minute alias rpm. Bahasa kerennya alat ini tachometer.

Penting buat kita tau rpm saat berkendara. Sebab, putaran mesin berkaitan dengan bukaan gas, berkait dengan tenaga yang dimuntahkan mesin, juga berkait dengan kecepatannya.

20111214 pentingnya 2 Pentingnya Panel Instrumen, Menjaga Nyawa dan Dompet Biker
Informasi kecepatan berdampak emosi

Efisiensi bahan bakar pun bisa didapat dengan memperhatikan komponen ini. Sebab, kita bisa menjaga motor menghasilkan torsi maksimal pada putaran mesin tertentu. Bahkan Honda mencantumkan petunjuk econo pada panel rpm produk mereka.

Di panel instrumen itu juga, biasanya terdapat informasi yang ditampilkan dengan lampu-lampu. Semisal, posisi gigi, arah sein, penggunaan lampu dim atau jauh, juga indikator bensin. Pada motor berpendingin air, juga ada petunjuk kondisi suhu radiator mesin.

Kebayang, kalo lampu sein menyala terus tanpa disadari, bisa-bisa nyawa kita terancam. Kebayang juga jika tau-tau bensin di tangki kandas. Bakalan capek dorong-dorong motor. Kebayang lagi bila mesin overheat atau kelebihan panas. Bakalan siap rogoh kantong dalam-dalam karena mesin rusak.

Semua indikator itu penting untuk mengetahui kondisi mesin. Sehingga kita bisa segera tahu dan mengoreksi jika ada kesalahan. So, adalah kewajiban biker menjaga agar panel instrument berfungsi. Bikin kita lebih nyaman, aman dan tidak tekor naik motor. Jika ada yang tidak berfungsi, segera perbaiki. Toh hanya kabel atau lampu yang pasti harganya terjangkau!

Jadi, bukan usus buntu!  (motorplus-online.com)

Penulis : Aries | Teks Editor : Nurfil | Foto : GT
Tags : Panel Instrumen, Spidometer,

Source: OtomotifNet

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Pentingnya Panel Instrumen, Menjaga Nyawa dan Dompet Biker.


Enam sektor industri disiapkan jadi unggulan investasi

Posted: 16 Dec 2011 05:47 PM PST

1658856279p Enam sektor industri disiapkan jadi unggulan investasi

JAKARTA. Kenaikan peringkat Indonesia ke posisi investment grade, seperti yang disematkan lembaga pemeringkat internasional, Fitch Rating, berpotensi mendorong investasi di Indonesia. Untuk itu, Kementerian Perindustrian akan menyiapkan enam sektor industri untuk menangkap peluang investasi karena peringkat investment grade tersebut.

Enam sektor industri tersebut adalah industri padat karya, industri kecil dan menengah (IKM), industri barang modal, industri berbasis sumber daya alam, industri pertumbuhan tinggi meliputi otomotif, elektronika dan telematika serta industri prioritas khusus seperti semen dan petrokimia. “Ini menjadi prioritas, kami harap para investor bisa menanamkan modal tahun depan,” ungkap Menteri Perindustrian MS Hidayat, Jumat, (16/12).

Hidayat menuturkan, enam sektor tersebut menjadi prioritas karena bisa menyerap tenaga kerja besar. Contoh nya industri tekstil dan produk tekstil (TPT). Industri tersebut hingga tahun 2014 akan bisa menyerap tenaga kerja sebesar 300.000 orang. Sedangkan sektor IKM diprediksi bisa menyerap 120.000 orang per tahun.

Hidayat menjelaskan, pihaknya dalam waktu dekat akan menyusun kebijakan teknis agar para investor tertarik pada enam sektor industri tersebut. Dia akan berkoordinasi dengan Menko Perekonomian untuk membahas kebijakan itu. “Kami segera berkoordinasi secepatnya,” ungkapnya.

Sekalipun masih akan dibahas, secara umum Hidayat telah melihat hambatan para investor untuk menanamkan dana di Tanah Air. Salah satunya adalah regulasi yang berhubungan dengan penanaman modal misalnya, UU Pengadaan Tanah dan UU Ketenagakerjaan.

Sofyan Wanandi, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), mengingatkan bahwa peluang tersebut bisa saja luput jika pemerintah tidak bisa menyelesaikan persoalan mendasar. “Seperti minimnya pasokan listrik, gas dan kualitas infrastruktur yang minim,” ungkapnya.

Sekedar catatan, nilai penanaman modal dalam negeri (PMDN) di sektor industri sepanjang Januari-September 2011 mencapai Rp 52,98 triliun. Angka itu naik dua kali lipat dari sepanjang tahun 2010 yang sebesar Rp 25,61 triliun. Penanaman modal asing (PMA) mencapai US$ 14,34 miliar, jauh melampaui realisasi sepanjang tahun 2010 yang sebesar US$ 3,36 miliar.

Source: kontan online

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Enam sektor industri disiapkan jadi unggulan investasi.


MU Hadapi Ajax di Europa League

Posted: 16 Dec 2011 05:40 PM PST

17 Desember 2011 08:13 WIB

NYON: Kompetisi Eropa kasta kedua, Europa League, mendapatkan suntikan gengsi setelah dalam undian yang digelar Jumat (16/12) mempertemukan Manchester United dan Ajax Amsterdam di laga 32 besar.

Ajax akan menjamu MU pada 16 Februari di laga leg pertama antara dua tim yang jika digabungkan telah menjuarai 16 kompetisi Eropa.

“Laga ini mempertemukan tim yang seharusnya masih bermain di Liga Champions,” ujar Direktur Komersial Ajax Henri van der Aat. “Mereka akan sangat termotivasi untuk menang. Namun, kami siap menunjukkan kepada dunia bahwa Ajax siap menjadi juara Europa League.”

Di laga lainnya, juara bertahan FC Porto akan berhadapan dengan pemuncak klasemen Liga Primer Inggris Manchester City. Juara Europa League 2010 Atletico Madrid akan berhadapan dengan Lazio sementara Stoke akan bertemu Valencia. (AP/OL-12)



Hasil undian Europa League lainnya:

Udinese vs PAOK Thessaloniki

Locomotiv Moscow vs Athletic Bilbao

Viktoria Plzen vs Schalke

Salzburg vs Metalist Kharkiv

Rubin Kazan vs Olympiakos

AZ Alkmaar vs Anderlecht

Steaua Bucharest vs FC Twente

Wisla Krakow vs Standard Liege

Braga vs Besiktas

Trabzonspor vs PSV Eindhoven

Hannover vs Club Brugge

Legia Warsaw vs Sporting Lisbon

Source: media indonesia

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - MU Hadapi Ajax di Europa League.


SAG ensemble rule rewards stars, shortchanges key actors

Posted: 16 Dec 2011 05:31 PM PST

LOS ANGELES (TheWrap.com) – The Golden Globes isn't the only awards show where it really pays to be a movie star.

It's a big help at the Screen Actors Guild Awards, too — not because SAG voters fawn over celebrities the way the Globes voters famously do, but because the guild's ensemble award has a built-in bias in favor of actors with the clout to negotiate favorable opening-credit placement.

According to guild rules, ensemble award casts are represented by actors billed on separate cards in the main titles.

That's why, if you look at SAG's listing for the nominees in the Outstanding Performance by a Cast in a Motion Picture Award, you'll find what seem to be baffling oversights.

In the case of "The Descendants," for instance, six actors are listed as making up the film's cast: Beau Bridges, George Clooney, Robert Forster, Judy Greer, Matthew Lillard and Shailene Woodley.

Notably missing are Amara Miller and Nick Krause — who, as Clooney's youngest daughter and as a tagalong friend of Woodley's, respectively, have significantly more screen time than Bridges, Forster, Greer and Lillard.

In Woody Allen's "Midnight in Paris," the omissions are even more glaring. If one is to judge by SAG's list of nominees, the cast includes Adrien Brody, who plays Salvador Dali, but not Corey Stoll, who plays Ernest Hemingway and is by far the most talked-about and honored of the actors who play historical figures. (San Francisco's film critics named him the year's best supporting actor.)

Kathy Bates, who plays Gertrude Stein, is listed; Alison Pill and Tom Hiddleston, who play Zelda and F. Scott Fitzgerald, are not.

Michael Sheen makes the cut; Nina Arianda, who portrays his fiance and is onscreen virtually every moment that he is, doesn't.

Carla Bruni, the French first lady who has a couple of small scenes, is in; Mimi Kennedy and Kurt Fuller, major players as Owen Wilson's prospective in-laws, are out.

And it's not just that Stoll and Krause and Pill and the rest were just left off a list. If "The Descendants" wins, Matthew Lillard will get a shiny statuette, but Nick Krause will receive a certificate.

If "Midnight in Paris" triumphs, Brody gets hardware and Stoll gets a piece of paper.

It doesn't feel right – not to the actors involved, not to outside observers, and sometimes not even to SAG officials.

"It's very frustrating for us," admitted SAG Awards producer Kathy Connell to TheWrap. "But the union cannot be in the position of deciding who qualifies and who doesn't."

The guild's official rules stipulate that every actor who appears in the end credits is considered a member of the cast — but for the ensemble awards, "Motion Picture casts shall be represented by those actors billed on separate cards in the main titles, wherever those titles appear."

In other words, if you're a big enough name to get your own title card, then you have the chance to win a SAG award in a few scenes. But if you're not as well known, you can have a bigger role but not be invited to the party.

"At the beginning, we had to put in a rule that would be very clear to everyone," said Connell, who added that the ensemble category was instituted 16 years ago.

"And that rule had to allow filmmakers to make the call. How would it look if we decided that this actor should be in and this actor shouldn't?"

Directors and studios, she added, are well aware of the rule, and thus have the ability to include any actor they deem worthy by giving that actor an opening-credits card.

"We feel horrible about it sometimes," she said, "but we're not in control."

But is there a better way than tying the nomination to opening credits, which are often a function of negotiating clout? How about simply giving the director or studio a number, and saying they can submit, say, 12 actors?

"That would be even more unfair," Connell said. "What if the 13th actor is very important to the movie? At least under our system, you can always give that 13th actor a single card if you think he's important.

"We've had casts of 18, and casts of five. The way we do it gives the filmmakers the opportunity to decide who is important."

In "Midnight in Paris," nobody — not even star Owen Wilson — has a solo title card.

As is Woody Allen's custom, the cast is listed not individually, but in groups. The first card reads "Starring (in alphabetical order)," and lists Bates, Brody, Bruni, Marion Cotillard, Rachel McAdams, Sheen and Wilson. The second card is headed "Co-starring," and lists Arianda, Fuller, Hiddleston, Kennedy, Pill, Lea Seydoux and Stoll.

"In the past, Woody Allen has put 18 actors on two cards in his opening credits, and listed them all alphabetically," said Connell. "In that case, we would take all 18. But here, he separated the cards into 'Starring' and 'Co-starring,' so the choice seemed to have been made by Mr. Allen."

On the other hand, even Stoll and Krause and their cohorts are in better shape than Jon Hamm, who makes a cameo appearance in ensemble nominee "Bridesmaids." Hamm always gets big laughs when he appears onscreen — but it's an uncredited part, not even listed in the final credits. So if the film wins, he won't even get a certificate.

source: Yahoo Movies

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - SAG ensemble rule rewards stars, shortchanges key actors.


Bermain dengan 10 Pemain, Bayern Taklukkan Koln 3-0

Posted: 16 Dec 2011 05:29 PM PST

17 Desember 2011 08:04 WIB

BERLIN: Bayern Muenchen sukses meraih kemenangan 3-0 atas Koln meski harus bermain dengan 10 pemain di lebih dari separuh laga. Kemenangan itu memastikan Bayern unggul dengan setidaknya tiga poin di pemuncak klasemen Bundesliga sebelum libur musim dingin selama empat pekan.

Bayern harus bermain dengan 10 pemain setelah Franck Ribery diusir wasit pada menit 33. Ribery mendapatkan kartu kuning kedua setelah memmegang wajah Henrique Sereno, setengah menit setelah kedua pemain tersebut mendapat kartu kuning setelah bertabrakan di dalam area penalti.

“Seharusnya Ribery tidak membiarkan dirinya terprovokasi seperti itu. Namun, tim ini sukses menunjukkan reaksi yang apik,” ujar arsitek Bayern Jupp Heynckes.

Mario Gomez mencetak golnya yang ke-16 di Bundesliga untuk membuat Bayern unggul 1-0 pada menit 48.

Pemain pengganti David Alaba mencetak gol kedua Bayern pada menit 63 memanfaatkan tendangan pojok Tomi Kroos. Alaba kemudian membalas budi sehingga Kroos bisa mencetak gol pada menit 88.

Bayern kini unggul enam poin dari Borussia Dortmund dan Schalke sebelum kedua tim itu berlaga pada akhir pekan ini.

Kemenangan pertama Bayern atas Koln dalam enam laga terakhir itu berarti FC Hollywood sukses menjadi juara musim dingin. (AP/OL-12)

Source: media indonesia

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Bermain dengan 10 Pemain, Bayern Taklukkan Koln 3-0.


Ferguson tidak Gegabah Borong Pemain

Posted: 16 Dec 2011 05:18 PM PST

17 Desember 2011 07:48 WIB

20111217 063137 Alex Ferguson Ferguson tidak Gegabah Borong Pemain

Foto : AP/Jon Super/sa

MANCHESTER: Pelatih Manchester United Sir Alex Ferguson menolak untuk berfoya-foya belanja pemain pada jendela transfer Januari, meskipun dirinya memiliki sejumlah pemain yang sedang terkena cedera.

Pemain tengah Darren Fletcher pekan ini menjadi pemain berikutnya yang masuk daftar pemain cedera di klub tersebut, setelah cedera yang menerpa kapten Nemanja Vidic yang bakal absen bertanding selama sisa musim, dan juga striker Javier Hernandez.

Namun meskipun diserukan agar dia memperkuat timnya, khususnya di lini tengah, pelatih asal Skotlandia itu, Jumat (16/12), mengatakan dirinya hanya akan membeli pemain jika ada pemain sayap kanan yang layak dibeli.

Ditanya tentang apakah dirinya akan merekrut beberapa pemain baru bulan depan, Ferguson mengatakan tidak mendesak. “Belum mendesak, saya tidak tahu mengapa orang mempermasalahkan itu, saya tidak ingin membeli pemain karena tidak ada yang menyodorkan pemain ke saya,” katanya.

“Darren memang pemain profesional yang hebat, tidak mudah menggantikan dia, tapi kami akan memikirkan itu,” tambahnya. (Ant/OL-2)




Source: media indonesia

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Ferguson tidak Gegabah Borong Pemain.


Menarik Turis: Dari Mangrove hingga Plage

Posted: 16 Dec 2011 05:16 PM PST

8af708b561f0c0054e5c8c8bdd028556 Menarik Turis: Dari Mangrove hingga Plage

Pesawat yang membawa rombongan kami-sembilan orang wartawan- mendarat mulus di Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, hanya beberapa saat setelah matahari tenggelam. Semburat merah di ujung langit masih tersisa, kala kaki menapaki satu demi satu tangga pesawat.

Bali memang identik dengan cerita panorama. Menikmati sunset maupun sunrise, sembari melihat aksi para bule berselancar menaklukkan ombak hingga bibir pantai, menjadi pemandangan biasa.

Bus penjemput rombongan kami telah menanti. Perlahan melaju menyusuri jalan menuju kompleks Bali Nusa Dua Convention Centre (BNDCC). Bus melintas lajur jalan yang diapit tanaman mangrove. Dan cerita dari taman hutan rakyat (Tahura) Mangrove Ngurah Rai ini dimulai.

Tahura Mangrove Ngurah Rai merupakan satu area seluas 1,37 hektar. Kawasan ini merupakan bagian kecil dari luas hutan mangrove Bali yang mencapai 3.000-5.000 hektar. Awalnya, taman ini digunakan oleh Kementerian Kehutanan sebagai area kegiatan penelitian.

“Baru awal 2010 kawasan ini dibuka untuk umum,” tutur Santika, penjaga pintu masuk di kawasan Tahura Mangrove.

Tahura Mangrove ibarat menjadi daya tarik baru bagi wisatawan yang berkunjung ke Bali. Meski tingkat kunjungan masih minim, rata-rata setiap hari area wisata ini didatangi sekitar 100 orang pengunjung.

Menariknya lagi, sebagian besar pengunjung datang berpasangan. Mereka menyusuri walkway sepanjang 1,9 km yang terbuat dari susunan balok kayu selebar 2 meter, lalu merenda kasih di satu tempat dalam keheningan.

Sepanjang kawasan itu terdapat lima buah rest area. Beberapa di antaranya sengaja dibuat menjulang tinggi, agar pengunjung bisa menikmati semilir angin dan menerawang kehijauan sepanjang mata memandang.

Susunan balok kayu di kawasan itu ada pula yang menuju ke pantai. Orang-orang menyebutnya dermaga. Dari sini, pemadangan langsung terbuka. Menikmati pantai, burung bangau, dan lalu lintas pesawat yang menuju bandara.

Saat saya ngobrol dengan Pak Santika, beberapa pasangan muda-mudi masih saja meyambangi kawasan itu, meski sore telah menjemput. Mereka cukup membayar Rp5.000 per orang untuk bisa masuk ke area tersebut.

Harga tiket masuk akan lebih murah jika datang rombongan. Akan tetapi, harga untuk turis asing dipatok lebih tinggi, selisihnya bisa 10 kali lipat.

“Kami beri batas waktu ke pengunjung meninggalkan lokasi sampai setengah tujuh sore. Kami juga keliling, memastikan tidak ada lagi pengunjung yang masih tinggal di area ini,” tambah Santika.

Upaya menjadikan kawasan mangrove sebagai area wisata rupanya gencar dilakukan oleh pengelola setempat. Sejumlah bangunan baru untuk tempat pembelian tiket telah dibangun. Selain itu, beberapa kios makanan dan minuman mulai terisi.

Selain untuk sarana wisata pendidikan, area tersebut kerap dipakai sebagai lokasi foto pernikahan. Khusus untuk acara bertema seperti kegiatan fotografi, syuting film, maupun iklan, pengelola menetapkan tarif antara Rp200.000-Rp1 juta untuk satu paket kegiatan.

Pengelola juga tengah menawarkan kepada investor pengembangan kawasan wisata tersebut.

Saya sengaja mengambil jeda sehari tinggal di Bali, kala teman-teman kembali ke Jakarta. Alasannya, cerita seorang teman mengenai jembatan Tukad Bangkung mengusik rasa penasaran saya.

Jembatan ini berada di Desa Pelaga. Pelaga merupakan sebuah desa berbukit, berundak-undak, terletak 800 meter diatas permukaan laut (mdpl). Jaraknya sekitar 45 km dari Denpasar. Pelaga atau Plage sebutan khas masyarakat Bali, terletak di paling utara Kabupaten Badung.

Jembatan Tertinggi di Asean

Jembatan Tukad Bangkung disebut-sebut yang tertinggi di Asia Tenggara. Setiba di jembatan ini, saya mencoba merapatkan kaki di sisi jembatan, lalu melangkah menuju sisi seberangnya.

Saya melewati pedagang yang tengah menawarkan jajanan. Jagung rebus rupanya yang menjadi andalan.

Dalam hitungan saya, hampir 500 langkah kaki panjang jembatan ini. Jembatan ini menjadi urat nadi ekonomi masyarakat setempat menuju ke wilayah Kintamani maupun sebaliknya.

Sebelum jembatan ini berdiri, masyarakat harus menyusuri jalan berkelok di kaki bukit hingga 45 menit untuk bisa mencapai desa seberang yang terdekat dengan Pelaga. Kini, setelah jembatan kokoh berdiri, tak butuh waktu hingga 5 menit untuk mengirim sayur mayor dan hasi pertanian lain.

Desa ini menawarkan agrowisata yang sangat menarik karena nilai ekologinya yang tinggi. Di tempat ini ditanam banyak sekali aneka ragam seperti sayur-sayuran, panili, kopi, dan jagung.

Berdasarkan catatan, jembatan Tukad Bangkung diresmikan pada 28 April 2007 dengan kontraktor PT Istaka Karya dan PT Hutama Karya.

Berdasarkan informasi, jembatan yang memiliki tiga pilar penyangga ini mempunyai panjang 360 meter, lebar 9,6 meter, dengan pilar tertinggi mencapai 71,14 meter, dan pondasi pilar 41 meter di bawah tanah.

Jembatan menggunakan teknologi balanced cantilever, dengan estimasi usia pakai selama 100 tahun dan tahan terhadap goyangan gempa hingga 7 skala Richter.

Saat hari libur atau hari besar agama, jembatan ini ramai oleh pengunjung. Beberapa di antaranya sekadar menghapus rasa penasaran melihat konstruksi jembatan, ada pula pasangan muda-mudi yang asyik berfoto-foto di tengah jembatan.

Jangan heran, jika kita dengan mudah menjumpai tukang foto keliling yang menawarkan jasa foto langsung cetak di lokasi jembatan ini.

Sayangnya, kemegahan jembatan ini masih saja dirusak oleh tangan-tangan jahil yang mencorat-coret dinding jembatan.

Kabar dari penduduk setempat, investor dari New Zealand tengah mengajukan izin membuka wahana bungy jumping di tengah jembatan itu. Wah, bakal jadi daya tarik baru nih…! (arief.setiaji@bisnis.co.id) (Ashari Purwo/tw)

Source: bisnis online

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Menarik Turis: Dari Mangrove hingga Plage.


0 komentar:

Poskan Komentar

 

Berita Unik Seputar Dunia. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com