10.18.2011

ArsipBerita.com - update next 9


ArsipBerita.com - update next 9

Link to Arsip Berita Indonesia - Indonesian News Archives

Freeport minta pekerja hentikan tindakan kriminal

Posted: 17 Oct 2011 08:09 PM PDT

20111017blokir jalan timika Freeport minta pekerja hentikan tindakan kriminal

Palang Jalan Ratusan buruh PT Freeport Indonesia dengan menggunakan alat berat memalang jalan di Cek Point Mile 28, Timika, Papua, Senin (17/10). Buruh menuntut Pemilik Modal James Muffet untuk datang ke Timika untuk menyelesaikan kenaikan upah dan pertanggungjawaban atas meninggalnya rekan mereka ketika bentok buruh dan polisi senin (10/10) lalu. (FOTO ANTARA/Spedy Paereng)

Juru Bicara PT Freeport Indonesia, Ramdani Sirait yang dihubungi ANTARA dari Timika, mengatakan, selama satu minggu terakhir terjadi berbagai aksi ilegal dan tindakan kriminal dengan kekerasan di areal kerja PT Freeport Indonesia.

Aksi ilegal dan tindak kriminal dimaksud, kata Ramdani, berupa aksi mogok kerja para pekerja, pemalangan jalan utama transportasi dari Pelabuhan Portsite ke Timika, Kuala Kencana dan Tembagapura untuk memutus jalur pasokan bahan makanan, alat-alat produksi, obat-obatan dan berbagai kebutuhan operasional perusahaan lainnya.

Selain itu, katanya, terjadi intimidasi terhadap para karyawan di lokasi-lokasi terminal bus, ancaman-ancaman terhadap para karyawan serta anggota keluarga mereka di Timika, memasuki areal kerja perusahaan secara ilegal serta penggunaan ilegal barang-barang milik perusahaan.

“PTFI sepenuhnya mendukung dan akan bekerja sama dengan aparat keamanan untuk pengusutan tuntas insiden tersebut. Aksi-aksi tersebut harus dihentikan dan ketenteraman sipil harus segera ditegakkan kembali,” ujar Ramdani.

Ia menegaskan, semua pelanggar tidak diperkenankan menghasut kerusuhan di areal kerja PT Freeport maupun di Kota Timika. Demikian juga ruas-ruas jalan yang diblokir pekerja dan kelompok massa yang lain harus dibuka kembali sehingga karyawan yang mau bekerja berada dalam kondisi bebas tanpa intimidasi dari siapapun.

“Dan yang terpenting, mereka yang bertanggungjawab atas aksi-aksi ilegal tersebut harus menanggung akibatnya. Para pemogok kerja yang terlibat dalam aksi-aksi tersebut melanggar hak-hak dasar HAM dan hukum-hukum kriminal,” jelas Ramdani.
(E015/I006)

Editor: Desy Saputra

COPYRIGHT © 2011

Source: AntaraNews.com – Peristiwa

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Freeport minta pekerja hentikan tindakan kriminal.


Ustaz Solmed Akan Gelar Resepsi Dua Kali

Posted: 17 Oct 2011 08:08 PM PDT

Selasa, 18 Oktober 2011 – 09:33 wibEgie Gusman – Okezone KoRd5o1S3n Ustaz Solmed Akan Gelar Resepsi Dua Kali Ustaz Solmed (Foto:Dok.Hefamily.org)

JAKARTA – Ustaz Soleh Mahmud (Solmed) akan menikahi April Jasmine, 11 November 2011. Mereka berencana menggelar pesta resepsi dua kali.

Digelarnya resepsi dua kali itu dengan tujuan untuk memudahkan tamu.

“Kita punya komitmen buat dua resepsi. Jadi kalau acara resepsi pertama tamu enggak sempat datang, bisa datang pada resepsi yang kedua. Tapi untuk resepsi kedua kami belum bisa pastikan kapan dan di mananya,” beber ustaz Solmed, di rumah April, Senin (17/10/2011).

Tadi malam, Ustaz Solmed beserta keluarga besar berkunjung ke kediaman April untuk memberikan seserahan menjelang pernikahan, berupa bingkisan parsel berisi buah, kue, uang syarat belanja sebesar Rp20 juta dan emas 17 gram, serta satu set tempat tidur yang akan dikirim menyusul.

Ustaz Solmed sudah melamar April sekira akhir September kemarin. Pada saat itu, disepakati pernikahan akan dilangsungkan pada 12 Februari 2012. Namun, mendadak pernikahan dimajukan menjadi bulan depan.

“Saya memang sengaja memajukan hari pernikahan saya. Dan tanggal itu telah disepakati sebagai tanggal yang baik. Mudah-mudahan menjadi berkah. Itu saja,” tutur pemain sinetron Pesantren dan Rock n Roll itu.

Rencananya, akad nikah akan dilakukan pada pukul 08.00 WIB di kediaman April. Pada akad tersebut hanya berupa acara syukuran saja. Ustaz yang pernah digosipkan dekat dengan Syahrini itu tidak menggunakan acara adat untuk prosesi akad nikah.(ang)

Source: Okezone – Celebrity

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Ustaz Solmed Akan Gelar Resepsi Dua Kali.


Better hospital IT dan#039;would save thousands of livesdan#039;

Posted: 17 Oct 2011 08:06 PM PDT

By Adam BrimelowHealth Correspondent, BBC News
 56107831 drugstrollyspl Better hospital IT dan#039;would save thousands of livesdan#039; Medication errors were halved by using the IT system, the report authors say

Better use of information technology in England's hospitals could help prevent 16,000 deaths a year, a report says.

University Hospitals Birmingham has recommended its system to the team investigating above-average death rates from 2005 to 2008 at Stafford Hospital.

The trust says it saw a 17% fall in deaths among emergency patients over 12 months, which would equate to 16,000 deaths prevented across England.

Systems include a computer reminding staff to give patients their drugs.

The trust says IT surveillance on its wards is backed up by a policy of holding staff to account for errors.

The report shows how the trust has harnessed IT to bear down on errors, with the initial focus on preventing missed medications. Evidence suggests that hospitals may miss one dose in every five.

Staff at the trust are issued with computer-generated reminders, and the system also issues warnings to prevent prescriptions which could harm the patient.

The number of medication errors at the trust has halved, which has coincided with a sharp fall in deaths for patients admitted as an emergency, the report says.

Missed medications are just one of many clinical activities that are monitored on University Hospitals Birmingham's computer database, and presented to staff on the wards on a dashboard display.

It also includes falls, checks for blood-clots and infection control.

The system also generates alarms when staff key-in clinical information that could give cause for concern, such as changes to a patient's temperature, heart rate, or blood pressure. This triggers an alert in the critical care Unit, prompting an outreach team to be dispatched to wherever they are needed in the hospital.

Where mistakes arise, the real-time feedback to senior executives enables them to call staff to account, with regular reviews to assess and explain performance.

‘Culture change’

The trust's medical director, Dr Dave Rosser, said nurses in modern healthcare have trained and worked in an environment where one in five drugs is not given and that this has become the norm.

"It has become over the decades culturally acceptable for drugs not to be given to patients, and what we've been trying to do here is turn round that culture and say every single dose is important."

Dr Rosser was asked to present a report to the public inquiry into the Mid Staffordshire NHS scandal. The paper shows that mortality rates for patients admitted as an emergency fell by nearly 17% over a 12-month period, but remained static in the rest of England. He said that if his trust's approach was adopted across the NHS, this would equate to 16,000 deaths avoided.

The matron in the critical care unit at the Birmingham trust's Queen Elizabeth hospital, Helen Gyves, said nurses recognised the value of tight clinical scrutiny.

"All of the ITU nurses work in a hi-tech environment so they are used to the impact of IT. So if you asked us why we hadn't done something or if you can give us evidence to prove that by challenging us things will improve for the patient, then we wouldn't mind."

The matron in the hospital's clinical decision unit, Liz Miller, said increased accountability had improved the culture of care.

"A good nurse ensures that all of the care is given to the patient. Not just the medication, not just the fluid, but also the personal hygiene, those nursing touches, the communication with the patients. How well she gives her medication and how on time she gives her medication is a good barometer of the all-round care that she gives."

The system at University Hospitals Birmingham is one of several commercially available to the NHS. The chief executive of the Patients Association, Katherine Murphy, welcomed the work at the trust.

"This system has the potential to really make a big difference to patient safety across the board. By highlighting ongoing problems and trends in patient care, ward and trust leaders can put changes in place to prevent other patients from suffering in the same way, learning from their mistakes rather than trying to bury them under bureaucracy."

source: bbcuk

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Better hospital IT dan#039;would save thousands of livesdan#039;.


NHS ombudsman in England criticises complaint handling

Posted: 17 Oct 2011 08:06 PM PDT

By Nick TriggleHealth correspondent, BBC News
 53715640 medicalnotesspl NHS ombudsman in England criticises complaint handling The NHS needs to get better at handling complaints

The NHS in England is still failing to deal with complaints properly, with poor communication a major problem, the Health Service Ombudsman says.

The watchdog, which looks at cases that cannot be resolved at a local level, said too many minor disputes were being allowed to escalate.

Some GPs were removing patients who had complained from their lists, it said.

It handled more than 15,000 complaints in 2010-11 but two-thirds went back to the local area for adjudication.

On doctors striking off patients, the ombudsman said there were a small but increasing number of cases where this was happening without warning – something which was worrying bearing in mind GPs are to take charge of the NHS budget.

‘Dissatisfied patients’

Ombudsman Ann Abraham, who has the final say on complaints in England, said: "The NHS is still not dealing adequately with the most straightforward matters. Minor disputes over unanswered telephones or mix-ups over appointments can end up with the ombudsman because of knee-jerk responses by NHS staff and poor complaint handling.

"While these matters may seem insignificant alongside complex clinical judgements and treatment, they contribute to a patient's overall experience of NHS care.

"What is more, the escalation of such small, everyday incidents represents a hidden cost, adding to the burden on clinical practitioners and taking up time for health service managers, while causing added difficulty for people struggling with illness or caring responsibilities."

Of the 15,186 complaints dealt with, 9,547 were referred back to the local health body because they had not completed the complaints procedure.

Only 349 were investigated with 79% (276) upheld with the others either withdrawn, falling outside the remit of the ombudsman or judged not to be justified.

Where individuals were unhappy with how their complaint had been dealt with, over a third cited either poor explanation or a lack of acknowledgement of a mistake.

In one of the most extreme cases Parliament was alerted after a dentist from Staffordshire refused to apologise to one of their patients.

Jo Webber, of the NHS Confederation, which represents trusts, said it was "absolutely essential" that the health service got better at dealing with complaints.

"We all know that things can go wrong in health care but where that happens people are entitled to be dealt with in a straightforward and respectful fashion."

But patient groups said the figures were concerning for other reasons. Both Patient Concern and Action Against Medical Accidents highlighted the fact that the ombudsman only took on a small number of complaints for investigation.

Joyce Robins, co-director of Patient Concern, said: "The ombudsman investigates a pathetic 2% of complaints reaching her office.

"There is no other right of appeal and the vast majority of dissatisfied patients are left at the mercy of trusts who are only concerned with watching their backs."

source: bbcuk

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - NHS ombudsman in England criticises complaint handling.


Hang Seng juga tertekan sikap Jerman

Posted: 17 Oct 2011 08:06 PM PDT

615f2dafd1d276575d58d10db2319f00 Hang Seng juga tertekan sikap Jerman

HONG KONG: Indeks Hang Seng pagi ini turun 514,37 poin (2,73%) ke posisi 18.359,62 terkena imbas pernyataan Jerman yang tidak memberikan harapan bagi dicapainya solusi segera atas krisis utang di Eropa.

Indeks yang mencakup 46 perusahaan yang sahamnya diperdagangkan di Stock Exchange of
Hong Kong itu melemah. Di antara saham dalam indeks tersebut, sebanyak dua saham mencatat kenaikan dan 44 turun.

Penurunan indeks dimotori Hsbc Holdings Plc, Industrial & Commercial Bank and Cnooc Ltd. Sekitar 578,60 juta saham diperjualbelikan di Hong Kong Stock Exchange.

Harga saham Industrial & Commercial Bank, yang turun HK$21 sen jadi HK$4,09, merupakan saham teraktif dari sisinilai di Hong Kong.

Saham teraktif lainnya adalah Aia Group Ltd, yang harganya turun HK$85 sen menjadi HK$22,70 dan Cnooc Ltd, yang melemah HK$52 jadi HK$13,20. (tw)

Source: bisnis online

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Hang Seng juga tertekan sikap Jerman.


Kelly Osbourne Ejek Christina Aguilera Gemuk

Posted: 17 Oct 2011 08:05 PM PDT

093933 kelly christ Kelly Osbourne Ejek Christina Aguilera Gemuk
ist.

Jakarta – Kelly Osbourne kembali mengejek Christina Aguiler. Dalam acara ‘Fashion Police’ di E! TV, putri dari musisi Ozzy Osbourne itu mengomentari bentuk tubuh dan pakaian yang digunakan Christina saat konser Michael Jackson awal bulan lalu.

Seperti dilansir dari Showbiz Spy, Co-Host ‘Fashion Police’, George Kotsiopoulous mengatakan, “Aku melihatnya (Christina) dan berpikir, berat badannya bertambah dan dia tidak menarik. Dia menggunakan baju yang jelek. Apapun bentuk tubuhnya, bajunya tidak bagus.”

Kelly yang juga menjadi host ‘Fashion Police’ menimpali komentar George. Wanita 26 tahun itu mengatakan Christina gemuk.

“Dia (christina) bilang saya gemuk selama bertahun-tahun. Tapi saya tidak pernah segemuk dia,” ucap Kelly.

Pada konser tribut untuk Michael Jackson di Cardiff, Wales, Amerika, pelantun ‘Moves Like Jagger’ itu menggunakan pakaian ala polisi dengan potongan leotard. Meskipun sudah menggunakan stocking jaring, terlihat paha wanita 30 tahun itu besar.

Bentuk tubuh Christina yang lebih berisi itulah yang membuat beberapa host ‘Fashion Police’ mengejeknya. Namun untuk Kelly, ini bukan pertama kalinya dia menyerang Christina dengan kata-kata pedas di ‘Fashion Police’.

Agustus lalu, bintang reality TV ‘The Osbourne’ itu juga menyindir Christina gemuk. Pada saat itu, karena Christina menggunakan dress sangat ketat.

“Dia menjadi gemuk, tampaknya dia terlahir untuk menjadi gemuk,” ejek Kelly.

(kik/kik)

Install Aplikasi “Wolipop” GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

Source: wolipop

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Kelly Osbourne Ejek Christina Aguilera Gemuk.


Tersangka yang Juga Mantan Staff KPK Diserahkan ke Kejari Jaksel

Posted: 17 Oct 2011 08:05 PM PDT

Selasa, 18 Oktober 2011 09:48 WIB

JAKARTA: Tim penyidik Bareskrim Mabes Polri akan melakukan penyerahan tahap II ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan atas nama tersangka Hendro Laksono yang juga mantan staff Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Informasi itu disampaikan Kepala Kejari Jakarta Selatan Mashyudi ketika dihubungi di Jakarta, Selasa (18/10). Ia mengatakan bahwa Hendro merupakan salah satu mantan staff KPK yang diduga mengelapkan uang KPK sebesar ratusan juta.

“Iya, ada pelimpahan tahap II dengan tersangka Hendro Laksono dan barang bukti hari ini pada pukul 10.00 WIB,” ujar Mashyudi ketika dikonfirmasi.

Hendro merupakan mantan pegawai KPK bidang administrasi yang melakukan penggelapan uang biaya perjalanan sebesar Rp390 juta. Hendro  sudah dipecat sebagai pegawai KPK.

Kasus itu bermula pada 2009 ketika pengawasan internal KPK saat itu mengaudit laporan keuangan KPK per tiga bulan dan menemukan ada perhitungan yang salah. KPK lalu melaporkan kasus tersebut kepada Mabes Polri untuk ditindaklanjuti. (FA/OL-12)

Source: media indonesia

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Tersangka yang Juga Mantan Staff KPK Diserahkan ke Kejari Jaksel.


Pengesahan RUU Rusun tanpa Suharso dan Patrialis

Posted: 17 Oct 2011 08:05 PM PDT

Selasa, 18 Oktober 2011 09:44 WIB

JAKARTA: Hari ini, Selasa (18/10) DPR menggelar rapat paripurna yang salah satunya membahas tentang pengesahan RUU Rumah Rusun. Pengesahan RUU Rumah Susun tersebut tidak dihadiri dua menteri yang berkepentingan dalam pengesahan itu.

Mereka adalah Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa dan Menkum dan HAM Patrialis Akbar.

Kabar ketidakhadiran dua menteri tersebut diketahui lewat akun Twitter Wakil Ketua DPR Pramono Anung pagi tadi, Selasa, (18/10).

“Pengesahan RUU Rumah Susun hari ini tanpa dihadiri 2 Menteri yg berjasa; Suharso M dan Patrialis A #DampakReshuffle,” tulisnya via akun Twitter @pramonoanung.

Suharso diketahui telah mengundurkan diri sebagai Menpera sejak 7 Oktober lalu.

Presiden SBY mengumumkan pengunduran diri tersebut kemarin, Senin, (17/10) yang disebabkan persoalan pribadi Suharso.

Sementara, Menkum dan HAM yang semula dijabat oleh Patrialis Akbar digantikan Sekretaris Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsuddin. Pagi ini, sejumlah calon menteri sedang menjalani tes kesehatan di RSPAD, Jakarta. (*/OL-10))

Source: media indonesia

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Pengesahan RUU Rusun tanpa Suharso dan Patrialis.


Pasangan Materialistis Sering Bertengkar

Posted: 17 Oct 2011 08:04 PM PDT

73603 pasangan bertengkar 300 225 Pasangan Materialistis Sering Bertengkar

VIVAnews – Mobil mewah, liburan ke luar negeri, dan tinggal di rumah besar. Banyak pasangan menjadikan semua itu sebagai tujuan hidup. Tidak ada yang salah, namun faktanya ambisi ini bisa membuat rumah tangga jadi lebih sering berkonflik. 

Sebuah penelitian yang dipublikasikan pada 13 Oktober lalu di Journal of Couple & Relationship Therapy, menemukan kalau pasangan yang materialistis cenderung tidak bahagia dan lebih sering bertengkar. Dilansir dari cbsnews.com, penelitian ini dilakukan dengan melakukan survei 1.700 pasangan.

Mereka diberikan pertanyaan seputar kondisi hubungan dan seberapa besar penilaiannya terhadap uang dan barang berharga. Satu dari lima pasangan mengaku sangat berorientasi pada uang. Namun, mereka mengungkapkan kalau uang adalah sumber utama konflik rumah tangga.

Pasangan yang masuk dalam kategori pasangan materialistis ini mendapat skor yang sangat buruk dalam hal stabilitas hubungan, hanya 10 hingga 15 persen. Hal ini dibandingkan pasangan yang tidak materialistis.

“Pasangan yang keduanya materialistis, skornya paling buruk dalam tiap kategori yang kami ukur. Ada pola yang menggambarkan kalau komunikasi mereka kurang baik, termasuk resolusi konflik yang buruk, dan rendahnya sikap menghargai satu sama lain,” kata salah satu peneliti, Dr Jason Carroll, profesor di Brigham Young University, Amerika Serikat.

Uang bisa merusak rumah tangga

Carroll mengungkapkan, kalau orang yang materialistis lebih banyak menghabiskan waktunya untuk memikirkan untuk mendapatkan materi yang lebih banyak. Dibandingkan dengan memikirkan bagaimana meningkatkan kualitas hubungan.

“Secara sederhana, mereka tidak menjadikan hubungan sebagai prioritas,” ujar Caroll.

Sifat materialistis juga membuat hubungan pernikahan menjadi lebih sulit. Hal ini lama-kelamaan tentu saja bisa membahayakan pernikahan dan bukan tak mungkin berujung pada perpisahan.

“Orang yang materialistis cenderung mencintai dirinya sendiri dan sangat ingin membuat orang lain terkesan,” kata Susan Heitler, seorang psikolog klinis.

Mereka juga cenderung mudah merasa cemas, depresi, memiliki kemampuan berhubungan yang buruk dan kepercayaan diri yang rendah. Caroll menyarankan pada pasangan materialistis untuk saling bertanya, “Apakah semua ambisi materi menjadi bagian paling penting dalam hubungan kita?”. (art)

Source: vivanews

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Pasangan Materialistis Sering Bertengkar.


Orang Dewasa Juga Bisa Ngompol

Posted: 17 Oct 2011 08:04 PM PDT

Selasa, 18 Oktober 2011 – 09:27 wib

gxhRL7KOkp Orang Dewasa Juga Bisa Ngompol
Saat tidur bisa ngompol (Foto: Corbis)

MENGOMPOL atau inkontinensia urine dapat dialami oleh pria maupun wanita dewasa karena beberapa sebab. Meski tidak mengancam jiwa, gangguan ini dapat menjadi beban bagi penderita, baik secara psikologis maupun sosial.

Tidak hanya diderita anakanak, mengompol atau beser juga dialami orang dewasa. Istilah medisnya adalah inkontinensia urine, yang artinya adalah pengeluaran urine di saat yang tidak diinginkan. Data dari International Continence Society menyebutkan, sekitar 250 juta orang wanita dan 98 juta pria di seluruh dunia telah menderita gangguan ini.
 
Sayangnya, penderitanya sering kali tidak menganggap penting masalah ini. Padahal, kalau tidak ditangani dengan tepat, inkontinensia urine dapat menurunkan kualitas hidup pasien. Hal itu terlihat pada dampak langsungnya, seperti kulit kemerahan dan lecet akibat iritasi kulit karena air seni dan bau pesing yang dapat membuat pasien diisolasi dari lingkungannya.

”Dampak lain yang terjadi secara tidak langsung di antaranya gangguan psikologis, seperti frustrasi, depresi, putus asa, kurang percaya diri alias minder, kurang tidur, serta gangguan kehidupan seksual,” kata Kepala Departe-men Urologi FKUI-RSCM Dr dr Nur Rasyid SpU dalam acara media edukasi bertajuk ”Lakukan Tindakan Tepat untuk Mengatasi Inkontinensia” oleh RS Asri di Jakarta, baru-baru ini.
 
Menurut Rasyid, inkontinensia urine dapat terjadi pada pria dan wanita, meskipun prevalensinya dua kali lebih banyak dialami wanita. Jenisnya sendiri ada beberapa macam, di antaranya stres inkontinensia, di mana air seni keluar saat aktivitas fisik seperti batuk, bersin, mengedan, tertawa, dan olahraga. Ada juga tipe urge, urine keluar secara tidak terkontrol setelah didahului dengan dorongan yang kuat untuk berkemih pada siang dan malam hari.
 
Bisa juga karena overflow, akibat pembesaran prostat atau kelemahan otot-otot kandung kemih. Jenis lain adalah inkontinensiacampuran, yaitu gabungan antara tipe stres dan urge.

”Jenis inkontinensia yang bermacam-macam ini memerlukan prosedur diagnostik yang akurat karena dibutuhkan diagnosis inkontinensia yang tepat untuk menentukan terapi yang tepat pula,” tandasnya.
 
Dr Chaidir Mochtar PhD SpU dari Departemen Urologi FKUI-RSCM menjelaskan, pada pria terdapat beberapa penyebab inkontinensia urine. Salah satunya adalah komplikasi dari pembesaran prostat jinak atau benign prostatic hyperplasia (BPH) yang menyebabkan dinding kandung kemih menjadi lebih sensitif. Pembesaran kelenjar prostat bisa menyebabkan pembesaran otot kandung kemih disertai pembentukan jaringan ikat yang menyebabkan fungsi kontraksi otot kandung kemih tidak stabil.
 
Gejala yang ditimbulkan gangguan ini berupa sulit buang air kecil. Apabila urine tidak segera dikeluarkan, maka akan menumpuk di kandung kemih dan menjadi sarang perkembangbiakan bakteri yang berakhir pada radang atau infeksi kandung kemih, radang atau infeksi prostat, dan bisa membentuk batu dalam kandung kemih.

”BPH ini berbeda dengan keluhan sering berkemih dengan atau tanpa disertai desakan ingin berkemih atau overactive bladder (OAB),” ujarnya.
 
Untuk membedakannya, lanjut dia,dapat dilakukan pemeriksaan urodinamik. Pemeriksaan canggih ini, karena prosesnya dikendalikan oleh komputer, dapat memperlihatkan apakah seorang pria tersebut mengalami gangguan berkemih akibat BPH atau OAB.
 
Hal ini bisa lebih mudah dimengerti dengan perumpamaan sederhana bahwa kandung kemih sebagai pompa dan prostat atau saluran kemih adalah bagian pintu atau pipanya.
Jadi, keluhan BPH mempunyai masalah di bagian pintu atau pipa, sementara OAB menderita gangguan di pompa. ”Dengan diketahuinya akar masalah, maka pengobatan yang tepat dapat diberikan kepada pasien,” tutur Chaidir.
 
Sementara pada wanita, dr Harrina E Rahardjo SpU PhD dari Departemen Urologi FKUI-RSCM mengemukakan, inkontinensia urine dapat terjadi akibat kelemahan otototot dasar panggul yang dapat disebabkan proses penuaan (aging), perubahan kadar hormon saat menopause, kegemukan, riwayat persalinan cara normal dengan berat badan lahir bayi yang besar, dan operasi- operasi daerah panggul seperti pengangkatan rahim.

Hal-hal tersebut dapat menyebabkan inkontinensia tipe stres. Jenis inkontinensia yang lain dapat disebabkan kontraksi yang berlebihan pada otot kandung kemih (inkontinensia tipe urge/OAB). ”Ini menimbulkan sensasi untuk buang air kecil yang sulit ditahan sehingga sering air kencing sudah keluar sebelum sampai ke kamar mandi dan disertai keluhan lain, seperti sering kencing di siang dan malam hari pada penderitanya,” ujar dia.
 
Senada dengan pria, salah satu upaya dalam menegakkan diagnosis inkontinensia urine pada wanita yaitu dengan pemeriksaan urodinamik. Selain mengetahui tipe inkontinensia apa yang diderita pasien, pemeriksaan ini juga dapat mengetahui berapa kapasitas kandung kemih, tekanan kandung kemih saat pasien berkemih, dan adakah kontraksi otot kandung kemih (ketidakstabilan otot kandung kemih) saat kandung kemih belum penuh.

(SINDO//tty)

Source: okezone – lifestyle

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Orang Dewasa Juga Bisa Ngompol.


0 komentar:

Poskan Komentar

 

Berita Unik Seputar Dunia. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com