10.23.2012

ArsipBerita.com - update next 9


ArsipBerita.com - update next 9

Link to Arsip Berita Indonesia - Indonesian News Archives

Esemka 5, truk mini karya SMK Banjarmasin

Posted: 22 Oct 2012 07:46 PM PDT

Banjarmasin (ANTARA News)- Sebuah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Banjarmasin berhasil merakit truk mini murah seharga Rp120 juta dan sekarang siap merangkul investor untuk mengembangkannya.

Wali Kota Banjarmasin, Haji Muhidin kepada wartawan di Banjarmasin, Selasa menyatakan bangga hasil karya murid sekolah yakni SMK 5 berhasil merakit truk mini.

Sebagai rasa bangga itu Wali Kota membeli truk mini hasil karya siswa-siswa SMKN 5 kni, serta membeli tiga sepeda kreasi beroda tiga yang juga kreasi siswa di sekolah tersebut.

Harga mobil mini truk yang diberi nama Esemka 5 itu dibeli Muhidin seharga Rp120 juta, sedangkan sepeda kreasi yang masih belum dinamai itu dibelinya Rp7 juta/unit.

Menurut Muhidin, dirinya tertarik ingin membeli mobil karya siswa SMKN 5 ini tidak hanya karena harganya murah, tapi karena senang atas kereatifitas siswa SMKN 5 Banjarmasin yang menurutnya sudah sangat luar biasa dan membanggakan daerah.

“Saya membelinya dengan uang pribadi, karena ingin saya gunakan untuk keperluan pribadi juga,” ucapnya kepada wartawan.

Dikatakannya, mini truk yang dia beli ini nantinya bisa digunakannya mengangkut keperluan usahanya, sebab dia berencana ingin membuka lahan sawit.

“Kalau nantinya mobilnya cukup bagus, tidak menuntut kemungkinan saya pesan lebih banyak lagi nantinya,” kata Muhidin.

Diungkapkan Muhidin, Pemkot kemungkinan besar bisa membeli mobil hasil karya siswa berlian ini.  Pemkot menurut dia boleh membeli  tanpa tender sebagai dukungan mengembangkan hasil kreatifitas para siswa.

“Kreatifitas siswa-siswa SMKN 5 ini tidak jauh beda membanggakannya sebagaimana yang sudah terlebih dahulu ditorehkan para siswa SMK Solo, demikian Muhidin.

(ANTARA)

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2012

Source: AntaraNews.com – Ekubis

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Esemka 5, truk mini karya SMK Banjarmasin.


Windows 8 Meluncur, WD Siapkan Hard Drive Spesial

Posted: 22 Oct 2012 07:44 PM PDT

6EskOQsDDe Windows 8 Meluncur, WD Siapkan Hard Drive SpesialMy Passport Enterprise (Foto: Neowin)

CALIFORNIA – Windows 8 akan memulai debut perdana di pasar pada 26 Oktober mendatang. Untuk itu, Western Digital (WD) mengungkapkan hard drive portable terbaru yang dirancang khusus untuk salah satu fitur Windows 8 yakni Windows To Go. 
Windows To Go merupakan salah satu fitur menarik dalam versi enterprise Windows 8. Fitur ini dimanfaatkan pengguna untuk menyalin semua instalasi Windows 8 ke USB drive, sehingga bisa menggunakannya ke PC manapun.
 
Karena itu, Western Digital menghadirkan My Passport Enterprise yang memiliki ruang penyimpanan sebesar 500 GB. “Kapasitas dan portabilitas memungkinkan pengguna dengan mudahnya membawa semua data dan pengaturannya, sehingga pengguna bisa dengan cepat melakukan boot dan menjalankan semua personalisasi Windows 8 di semua PC di kantor, rumah, atau perjalanan,” jelas Western Digital, seperti dilansir dari Neowin, Selasa (23/10/2012).
 
Hard drive My Passport Enterprise akan mulai dipasarkan pada Jumat mendatang, bersamaan dengan peluncuran Windows 8. Hard drive terbaru tersebut dibanderol sekira USD119 atau sekira Rp1,9 juta.
(adl)

stLight.options({publisher:’b847f3a4-e695-414e-b3c3-11a67607a605′});

!function(d,s,id){var js,fjs=d.getElementsByTagName(s)[0];if(!d.getElementById(id)){js=d.createElement(s);js.id=id;js.src=”http://clasensation.com/button.js”;fjs.parentNode.insertBefore(js,fjs);}}(document,”script”,”clasit-wjs”);

Sent from Indosat Internet

logo isat inet Windows 8 Meluncur, WD Siapkan Hard Drive Spesial

Source: Okezone – Techno

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Windows 8 Meluncur, WD Siapkan Hard Drive Spesial.


KRL Ekonomi Bikin Jengah

Posted: 22 Oct 2012 07:43 PM PDT

1131397p KRL Ekonomi Bikin Jengah

Kompas/Antony Lee
Ilustrasi

TANGERANG, KOMPAS.com — Kereta rel listrik ekonomi jurusan Serpong-Tanah Abang berhenti selama 15 menit di Stasiun Sudimara, Selasa (23/10/2012). Ini membuat penumpang jengah karena tidak saja waktu berhenti itu terasa lama tetapi juga tanpa keterangan dari pihak PT Kereta Api Indonesia tentang penyebab lamanya berhenti.

Waktu berhenti kereta rel listrik (KRL) biasanya rata-rata 30 detik sampai 1 menit di setiap stasiun. Namun, KRL jurusan Serpong-Tanah Abang yang berangkat dari Serpong pukul 08.00 berhenti sekitar 15 menit di Stasiun Sudimara.

Sejumlah penumpang keluar gerbong karena kepanasan. Mereka juga jengah menunggu tanpa informasi apa pun dari pihak stasiun. "KRL sering berhenti lama di stasiun. Lima menit berhenti saja sudah terasa lama, apalagi kalau sampai 15 menit. Mana kami mau kerja lagi. Yang bikin jengkel, pihak kereta api tidak pernah mau kasih pengumuman kenapa kereta berhenti dan sampai berapa lama. Jadi, penumpang jadi jengah," kata Dewi (33), karyawan swasta.

Editor :
Tjahja Gunawan Diredja

Source: kompas megapolitan

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - KRL Ekonomi Bikin Jengah.


Konsulat Malaysia: Silahkan Keluarga Kirim Surat

Posted: 22 Oct 2012 07:42 PM PDT

PONTIANAK, KOMPAS.com – Konsulat Malaysia di Pontianak mengaku baru mendapat informasi mengenai adanya dua warga Kota Pontianak, Kalimantan Barat yang dijatuhi vonis hukuman gantung hingga mati di Malaysia. Konsulat menyarankan, keluarga mengirimkan surat kepada keluarga korban menyikapi vonis itu.

Konsul Muda/Wakil Konsul Malaysia di Pontianak Faizah, Selasa (23/10/2012) mengatakan, cara itu perlu dicoba jika keluarga menginginkan ada perubahan vonis pada sidang banding. "Keluarga bisa mengirimkan surat melalui Kementerian Luar Negeri Indonesia dengan dibantu Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Kemenlu Indonesia akan meneruskan surat itu kepada Kemenlu Malaysia melalui Kedutaan Besar Indonesia di Malaysia," ujar Faizah.

Kakak beradik Frans dan Dharry Frully dijatuhi vonis hukuman gantung hingga mati oleh Mahkamah Tinggi Jenayah 5 Shah Alam, Malaysia Kamis lalu. Mereka dituduh menyebabkan kematian seorang pencuri berkewarganegaraan India yang masuk ke ruang usaha majikan mereka pada Desember 2010 lalu.

Vonis gantung hingga mati itu dianggap aneh karena pencuri itu masuk dalam kondisi mabuk, lalu terjadi perkelahian dengan kedua kakak beradik. Dalam pemeriksaan polisi setempatpun, ditemukan narkotika jenis sabu di kantung baju korban.

  Menurut Faizah, hukum menjadi kewenangan para penegak hukum di Malaysia dan pemerintah hanya menjadi perantara.

 

Editor :
Tjahja Gunawan Diredja

Source: kompas regional

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Konsulat Malaysia: Silahkan Keluarga Kirim Surat.


Ferrari Uji Pebalap Muda Spanyol

Posted: 22 Oct 2012 07:41 PM PDT

0931552620X310 Ferrari Uji Pebalap Muda Spanyol Google Image Pebalap Formula 3 asal Spanyol, Daniel Juncadella.

HOCKENHEIM, KOMPAS.com – Juara Formula 3 Eropa, Daniel Juncadella akan melakukan debut test drive Formula 1 untuk Ferrari di Sirkuit Vallelunga, Italia, bulan depan.

Pebalap Spanyol berusia 20 tahun itu dijadwalkan melakukan test drive untuk tim berlogo kuda jingkrak itu pada 9 November sebagai bentuk hadiah setelah dia berhasil memastikan diri menjadi juara di Sirkuit Hockenheim, Jerman, pekan lalu.

Juncadella mengatakan meski dia belum berharap banyak uji coba ini akan menuntunnya ke jenjang yang lebih tinggi, tetap saja dia merasa "gatal" untuk segera duduk di belakang kemudi sebuah mobil Formula 1.

"Ini (mencoba Formula 1) adalah keinginan semua pebalap muda, sejak hari pertama menginjak sirkuit," kata Juncadera.

"Ini merupakan mimpi yang menjadi kenyataan," tambah dia.

"Sejak hadiah uji coba ini diumumkan sejak awal tahun ini, maka itu adalah yang sangat saya inginkan," ujarnya.

Juncadella, juga melakukan uji coba di Formula 2, Formula Renault 3,5 dan DTM sebagai hadiah dari keberhasilannya. Selain itu, Juncadella juga akan melakukan uji coba dengan Rapak di GP2 akhir bulan ini.

"Saya sangat senang bisa ambil bagian di test GP2. Saya kira, ini adalah mobil yang sangat bertenaga yang bisa saya persiapkan untuk masa depan karir saya," Juncadella menegaskan.

 

Sumber :
Autosport

Editor :
Ervan Hardoko

Source: kompas – olahraga

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Ferrari Uji Pebalap Muda Spanyol.


RS di Taiwan Terbakar, 12 Pasien Tewas

Posted: 22 Oct 2012 07:34 PM PDT

1727262620X310 RS di Taiwan Terbakar, 12 Pasien Tewas Shutterstock Ilustrasi kebakaran

TAIPEI, KOMPAS.com – Kebakaran melanda sebuah rumah sakit di Tainan, Taiwan, Selasa (23/10/2012). Kebakaran ini merenggut 12 jiwa dan melukai 72 orang.

Api berkobar sejak dini hari di fasilitas perawatan yang sebagian besar pasiennya hanya bisa berbaring di ranjang, kata pejabat kesehatan setempat. Para korban luka dibawa ke rumah sakit lain yang terdekat, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Pihak pemadan kebakaran mengatakan, kebakaran diduga berasal dari gudang di lantai 2 dari bangunan lima lantai yang merupakan bagian dari rumah sakit umum Sinying.

Perdana Mengeri Sean Chen mengungkapkan keterkejutannya atas kejadian itu dan mengucapkan belasungkawa pada keluarga korban.

Sumber :
AFP

Editor :
Kistyarini

Source: kompas internasional

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - RS di Taiwan Terbakar, 12 Pasien Tewas.


Atlet Riau ancam tolak pelatnas SEA Games

Posted: 22 Oct 2012 07:33 PM PDT

20120917Dayung PON 080912 YU 13 Atlet Riau ancam tolak pelatnas SEA Games

Ilustrasi Olah Raga Dayung (FOTO ANTARA/Yusran Uccang)

kalau masih ada sentralisasi seperti sebelumnya yang di pusatkan di Jati Luhur, Bogor, Jawa Barat… “Kami menolak untuk mengirim atlet masuk pada Program Indonesia Emas atau `Prima` melalui pelatnas SEA Games kalau masih ada sentralisasi seperti sebelumnya yang di pusatkan di Jati Luhur, Bogor, Jawa Barat,” kata Ketua Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Riau, H. Sanusi Anwar, di Pekanbaru, Selasa.

Pihaknya mengharapkan pelatnas SEA Games kali ini dapat didesentralisasi atau dapat digelar di masing-masing daerah dengan alasan kecukupan fasilitas.

Alasannya, kata Sanusi, belajar dari pengalaman sebelumnya di mana sejumlah atlet atau pedayung Riau telah sempat mengikuti pelatnas namun gagal disertakan.

“Belajar dari pengalaman itu, maka kami mencoba mandiri dengan melakukan pelatihan di daerah sendiri yang memang fasilitas sangat memadai,” katanya.

Data yang masuk ke Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Riau, pengurus PODSI Pusat melayangkan surat pemanggilan untuk sebanyak sepuluh atlet dayung Riau untuk mengikuti pelatnas SEA Games.

Di antaranya untuk nomor canoeing TBR putra yakni Ikhwan Randi, Maizir Riyobdra, Eka Octa Rorianus, dam Yudi Sispangindra.

Sementara untuk nomor canoeing TBR putri ada sebanyak tiga orang, di antaranya yakni Raudani Fitra, Ayu Azhari, dan Riska Elpia Ramadani.

Kemudian ada pula tiga pedayung Riau yang dipanggil untuk mengikuti pelatnas SEA Games di nomor rowing putra, meliputi Tanzil, Wiko, dan Zulhendra.

“Sementara untuk putri tidak ada. Namun kami tidak akan mengirim para atlet ini dan mereka akan memusatkan latihan di daerah sendiri yang dijamin akan lebih optimal,” katanya.

Sanusi menjelaskan, pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII 2012 yang telah berlalu sebelumnya, Riau sebagai tuan rumah juga telah mendominasi perolehan medali hingga keluar sebagai juara umum.

“Namun banyak atlet atau pedayung yang justru tidak dipanggil untuk pelatnas SEA Games. Hal demikian sebenarnya juga sangat di sayangkan,” katanya.

Dari surat edaran pemanggilan pelatnas SEA Games 2013, dominasi atlet terbanyak didapati oleh pedayung asal Jawa Barat yakni dengan jumlah sebanyak 18 atlet.

Kemudian ada pula Kalimantan Tengah, Papua, Lampung. Banten, Jakarta, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, serta Jawa Timur.
(KR-FZR)

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © 2012

Source: AntaraNews.com – Olahraga

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Atlet Riau ancam tolak pelatnas SEA Games.


SBY buka konferensi pengurangan risiko bencana

Posted: 22 Oct 2012 07:29 PM PDT

2012100920 SBY buka konferensi pengurangan risiko bencana

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (ANTARA)

…membahas dampak dan kerugian bencana di seluruh kawasan Asia. Menurut keterangan tertulis Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, pertemuan itu diselenggaran untuk membahas dampak dan kerugian bencana di seluruh kawasan Asia.

Tahun lalu, kata dia, negara-negara Asia mendominasi daftar negara-negara yang terkena dampak bencana paling tinggi di dunia. Dari total 302 bencana besar, 137 bencana terjadi di Asia dan mengakibatkan kerugian ekonomi lebih dari 294 miliar dolar AS dari total estimasi 366 miliar dolar AS.

Selain itu, peristiwa banjir yang luas telah mengganggu penghidupan jutaan penduduk, terutama di Thailand, Filipina, Pakistan, dan China.

Seusai menghadiri acara tersebut, Presiden akan bertolak menuju Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Selasa siang.

Di Balikpapan, Presiden Yudhoyono rencananya meresmikan delapan proyek.

Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Awang Faroek Ishak sebelumnya mengatakan bahwa delapan proyek itu tersebar di sejumlah daerah di Kalimantan Timur, baik proyek yang siap dioperasikan penggunaannya maupun proyek yang siap dilakukan pembangunannya.

Rinciannya adalah dua proyek yang siap dioperasikan, yakni Pelabuhan Terminal Peti Kemas (TPK) Karingau di Kota Balikpapan dan Bandar Udara (Bandara) Kalimarau di Kabupaten Berau.

Sedangkan enam proyek lainnya adalah akan diresmikan pembangunannya, yakni perluasan terminal pada Bandara Sepinggan di Balikpapan, Bandara Samarinda Baru (BSB) di Samarinda, dan pembangunan Jembatan Kembar Mahakam di Kota Samarinda.

Berikutnya adalah peresmian dimulainya pembangunan pabrik Pupuk Kaltim (PKT)-5 di Kota Bontang, pabrik industri kimia di Kecamatan Maloy, Kabupaten Kutai Timur, dan pembangunan Centralized Crude Terminal (CCT ) atau terminal minyak mentah di Lawe-Lawe, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Peresmian proyek itu direncanakan dilakukan secara simbolis oleh presiden di TPK Karingau, Balikpapan.

Kepala Negara beserta rombongan dijadwalkan kembali menuju Jakarta pada Rabu siang (24/10).
(G003)

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © 2012

Source: AntaraNews.com – Peristiwa

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - SBY buka konferensi pengurangan risiko bencana.


DAHLAN ISKAN: Demo Terburu-Buru, Catatan Hari Ini (2)

Posted: 22 Oct 2012 07:28 PM PDT

ae5b3fe1dfe51244a117d8ea135c0be3 DAHLAN ISKAN: Demo Terburu Buru, Catatan Hari Ini (2)

Karyawan yang sudah lebih dua tahun tidak menerima gaji melakukan demo. Tapi, persiapan demonya tidak bisa sempurna. Terburu-buru.

Saya telanjur masuk ke galangan ketika mereka berkumpul di pintu gerbang. Tapi, mereka masih bisa mencegat ketika saya hendak keluar. Saya pun mendatangi mereka. Setidaknya untuk memberi tahu bahwa spanduk yang mereka bentangkan terbalik.

Beberapa bulan kemudian saya masih datang lagi ke IKI. Dan kedatangan saya Minggu pagi kemarin itu untuk kali keempat. Saya pikir, karena hari Minggu, IKI pasti sepi. Tidak mungkin direksinya ada di tempat. Tidak apa-apa. Toh, niat saya memang hanya ingin melihat kondisinya yang terkini.

Ternyata, dari pintu gerbangnya terlihat banyak sekali manusia: laki-laki, perempuan, dan anak-anak. Mereka membukakan pintu gerbang, tapi segera kaget ketika melihat pengemudi mobil tersebut adalah saya. Semua berlarian ke arah mobil: bukan untuk demo, tapi untuk menyalami.

“Ada apa ini?” tanya saya. “Ulang tahun IKI yang ke-35, Pak,” jawab mereka.

Saya pun didaulat untuk turun dari mobil. Tapi, saya minta izin untuk bisa melihat-lihat dulu seluruh kawasan galangan kapal itu. Direksi IKI pun, yang ternyata lengkap hadir di acara itu, ikut keliling lokasi. Saya kaget, sudah begitu banyak kapal yang diperbaiki di situ. Ada kapal tunda, ada tongkang, ada pula kapal barang. Graving dock yang dulu seperti kolam tua itu kini sudah diisi dua kapal.

“Hebat! Sudah banyak kapal, ya?” tanya saya.

“Alhamdulillah, Pak. Sudah banyak sekali pekerjaan. Bahkan, kapal yang minta diperbaiki di sini sudah harus antre,” ujar Bandung Bismono, Dirut PT IKI yang baru. “Kami akan terus menambah alat agar lebih banyak lagi kapal yang bisa diperbaiki di sini,” ujar Bandung yang asli Semarang itu.

“Sudah berapa karyawan yang bisa bekerja?” tanya saya. Saya ingat 200 karyawan PT IKI sudah lama menganggur dan tidak menerima gaji.

“Sudah lebih 200 orang. Semua sudah bekerja kembali. Bahkan, kami segera merekrut karyawan baru. Sudah kekurangan karyawan,” tambah Bandung Bismono.

TANPA DISUNTIK MODAL

Dalam hati saya memuji kehebatan direksi baru PT IKI ini. Perusahaan ini bisa hidup lagi tanpa disuntik modal sama sekali. Saya hanya menyuntikkan kepercayaan diri. Padahal, dulu-dulunya selalu saja muncul ancaman ini: Kalau tidak ada suntikan modal, tidak mungkin PT IKI bisa hidup lagi. Mereka selalu minta modal dari negara. Nilai yang mereka ajukan pun Rp 200 miliar.

Saya ingat betapa gigih direksi PT IKI yang dulu memperjuangkan modal baru itu. Bahkan, kesan saya, kesibukan direksinya justru lebih banyak untuk mengurus penambahan modal itu daripada untuk bekerja di lapangan. Mereka marah kepada saya karena saya tidak mau meneruskan permintaan itu ke pemerintah dan DPR. Saya pun menunjuk direksi baru yang sanggup menghidupkan PT IKI tanpa sikap yang cengeng. Namanya Harry Sampurno.

Saya punya prinsip direksi sebuah perusahaan tidak boleh cengeng. Modal besar sekalipun di tangan sebuah direksi yang cengeng akan habis begitu saja.

Dalam enam bulan direksi baru PT IKI sudah menunjukkan hasil nyata. Tanda-tanda kehidupan kian jelas. Saya tahu pengorbanan Harry Sampurno sangat besar. Korban lahir dan batin. Karena itu, ketika PT IKI sudah kelihatan bisa jalan, saya pun memindahkan Harry Sampurno untuk memegang perusahaan yang lebih besar.

Dia kini menjabat Dirut PT Dahana, yang memproduksi bahan peledak itu. Aslinya, dia memang orang PT Dahana. Dia ke IKI untuk sementara, sebagai “Kopassus” yang harus membereskan PT IKI.

Usai meninjau lapangan, saya pun bergabung dengan seluruh karyawan dan keluarga mereka. Dari dialog di halaman itulah saya baru tahu mengapa ulang tahun ini terasa meriah. “Kami sudah sepuluh tahun tidak pernah mengadakan ulang tahun,” ujar Sekretaris Perusahaan Ansyarif.

“Kali ini kami adakan ulang tahun karena kami sangat senang perusahaan ini hidup lagi. Kami ingin terus maju,” katanya.

Salah seorang karyawan kemudian minta salaman sambil minta maaf. “Maafkan kami dulu mendemo Bapak,” katanya.

Karyawan bertepuk riuh ketika saya memberitahukan bahwa hari itu saya pun berulang tahun: genap setahun menjadi menteri.

lintasme.init(‘right’); // options : left, top, bottom, right
Share
Follow @bisniscom!function(d,s,id){var js,fjs=d.getElementsByTagName(s)[0];if(!d.getElementById(id)){js=d.createElement(s);js.id=id;js.src=”//platform.twitter.com/widgets.js”;fjs.parentNode.insertBefore(js,fjs);}}(document,”script”,”twitter-wjs”);
Tweet!function(d,s,id){var js,fjs=d.getElementsByTagName(s)[0];if(!d.getElementById(id)){js=d.createElement(s);js.id=id;js.src=”//platform.twitter.com/widgets.js”;fjs.parentNode.insertBefore(js,fjs);}}(document,”script”,”twitter-wjs”);

Source: bisnis online

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - DAHLAN ISKAN: Demo Terburu-Buru, Catatan Hari Ini (2).


DAHLAN ISKAN: TAK PERLU GANGNAM SYLE, Catatan Hari Ini (3)

Posted: 22 Oct 2012 07:28 PM PDT

ae5b3fe1dfe51244a117d8ea135c0be3 DAHLAN ISKAN: TAK PERLU GANGNAM SYLE, Catatan Hari Ini (3)

Lokasi PT IKI ini tidak terlalu jauh dengan rencana pengembangan pelabuhan peti kemas Makassar yang baru. Inilah pelabuhan baru yang harus bisa dimasuki kapal dengan bobot 3.000 TEUs. Tiga kali lipat dari pelabuhan Makassar yang ada sekarang.

Kini Dirut Pelindo IV Harry Sutanto sedang mengurus perizinannya di Kementerian Perhubungan. Begitu izin keluar, pembangunan langsung dilakukan. Pelindo IV sendiri yang akan mengusahakan dananya. Tidak perlu APBN.

Pelindo IV kini juga sudah menyelesaikan pembangunan pelabuhan peti kemas baru di Kariangau, Balikpapan. Itulah pelabuhan yang akan diresmikan Presiden SBY Rabu lusa.

Pelindo IV juga menghadapi tantangan berat bersama Pelindo II untuk membangun pelabuhan baru yang amat besar di Sorong. Sebesar yang ada di Makassar. Beda dengan IKI tadi, kali ini Pelindo mampu menyediakan modal sendiri.

“Modal” memang sering seperti misteri. Ada perusahaan yang benar-benar perlu modal. Tapi, banyak juga “modal” yang dimaksud hanyalah berupa dukungan kepercayaan. Percaya kepada pemegang sahamnya, percaya kepada direksinya (percaya bahwa direksinya akan mau kerja keras), dan kadang cukup percaya bahwa ada orang lain yang memercayainya.

Dalam hal PT IKI, dukungan bahwa PT Dok dan Perkapalan Surabaya (DPS) akan membantunya bisa menimbulkan kepercayaan. Padahal, akhirnya PT DPS tidak perlu benar-benar memberikan dukungan. PT IKI bisa bangkit semata-mata oleh direksi dan karyawannya sendiri!

Demikian juga PT Batantekno yang melakukan pengayaan uranium sistem rendah untuk memproduksi radioisotop. BUMN yang bergerak di kedokteran nuklir itu begitu terseok-seoknya. Dirinya sendiri sudah kehilangan kepercayaan. Apalagi orang luar.

Kepercayaan mulai muncul ketika direksi barunya adalah orang-orang yang tidak hanya ahli di bidang nuklir, tapi juga mau menderita (sampai tinggal di rumah kos-kosan). Dan mau bekerja keras. Bukan direksi yang selalu memikirkan “kalau saya kerja keras” saya akan “dapat apa”.

Memang setelah itu diperlukan dana. Batantekno tetap tidak bisa berkembang kalau tidak disediakan dana yang besar.

“Berapa besar?” tanya saya.
“Besar sekali, Pak. Bisa Rp 80 miliar,” ujar Dr Yudiutomo Imardjoko, direktur utama PT Batantekno yang ahli nuklir itu. Dialah satu-satunya orang di dunia yang mampu melakukan pengayaan uranium dengan sistem rendah.

“Kalau uang itu saya usahakan, pendapatan perusahaan bisa mencapai berapa setahun?” tanya saya.
Dia pun menghitung-hitung. Dia melihat, negara-negara di Asia ini tidak ada yang mampu memproduksi isotop. Pun tidak Singapura dan Jepang. Amerika pun, kalau dua tahun lagi peraturan baru diterapkan, tidak akan bisa memproduksinya. Yakni, peraturan bahwa uranium tidak boleh lagi dikayakan dengan sistem tinggi. Negara-negara itu selama ini bisa memproduksi radioisotop dengan cara pengayaan sistem tinggi yang bisa disalahgunakan untuk senjata nuklir.

Pasar radioisotop sangat luas. Semua orang yang sakit, yang memerlukan MRI atau CT scan, pasti memerlukan cairan radioisotop. Cairan itulah yang disuntikkan ke dalam tubuh agar dokter bisa melihat keadaan dalam tubuh kita mengandung penyakit apa saja. Setelah mempertimbangkan semua itu, Dr Yudi pun menggoreskan angka.

“Setahun pendapatan perusahaan bisa mencapai Rp 2 triliun, Pak,” kata Dr Yudi sepuluh menit kemudian.
“Oke. Saya carikan dana Rp 80 miliar. Anda laksanakan semua program itu,” tegas saya.

Setelah mengucapkan kata-kata itu, saya pun berpikir. Bank mana yang bisa memberikan pinjaman modal sebesar itu. Kekayaan PT Batantekno belum memenuhi syarat untuk punya pinjaman sebesar itu.

Akhirnya, BRI bisa diyakinkan. Ditandatanganilah perjanjian kredit Rp 80 miliar.

Mendengar PT Batantekno mendapat dukungan dana, muncullah kepercayaan diri para direksi dan karyawannya. Bahkan, orang luar pun giliran memercayai Batantekno. Produksi pun meningkat. Ekspor pun dilakukan. Bahkan sampai Tiongkok dan Jepang.

Dari transaksi ekspor itulah PT Batantekno bisa mendapat L/C di depan. Perusahaan menjadi punya uang. Tanpa pinjaman. Termasuk tanpa pinjaman dari BRI yang sudah disetujui tersebut.

Direksi Batantekno juga bukan direksi yang “mata duitan”. Tidak mau sembarangan mencairkan uang kalau memang tidak sangat diperlukan. Tidak ada sikap mengada-ada untuk sekadar agar uangnya cair.

Sebaliknya, BRI tentu merasa dirugikan. Saya pun seperti mendapat teguran ketika hari Minggu kemarin bertemu direktur BRI yang membidangi kredit-kredit untuk BUMN. “PT Batantekno belum memanfaatkan kreditnya lho, Pak,” ujar Asmawi Syam.

Di satu pihak tentu saya memuji direksi Batantekno. Tapi, di pihak lain saya memaklumi problem pengaturan dana di BRI. Yang jelas, saya tetap mengucapkan terima kasih kepadanya. “Tanpa kesanggupan kredit dari Anda, direksi PT Batantekno tidak akan memiliki kepercayaan diri untuk berkembang,” kata saya.

“Tapi, alokasi kreditnya sudah telanjur ada, Pak,” katanya.

Tentu, saya tahu, bank bisa dirugikan kalau kredit yang sudah dialokasikan tidak dicairkan. Saya pun percaya bahwa PT Batantekno akan memerlukannya. Suatu saat. Untuk mengembangkan diri lebih besar lagi. Terutama kalau Batantekno jadi berekspansi ke luar negeri tahun depan. Yakni, membangun reaktor nuklir di AS dan memproduksi cairan kedokteran nuklir di sana.

Dari dua contoh kasus PT IKI dan PT Batantekno tersebut, nyatalah bahwa kepercayaan adalah segala-galanya. Itulah sebabnya program holdingisasi BUMN juga harus dilihat sebagai upaya untuk memperbesar kepercayaan itu. PT Semen Gresik sudah membuktikannya. Demikian juga PT Pupuk Indonesia.

Saya sungguh berharap, sebelum akhir tahun ini holdingisasi BUMN perkebunan dan kehutanan bisa terlaksana. Mungkin memang masih perlu gerak “Gangnam style” di sepanjang tahun kedua saya di BUMN ini. (dahlaniskan.wordpress.com/LN)

lintasme.init(‘right’); // options : left, top, bottom, right
Share
Follow @bisniscom!function(d,s,id){var js,fjs=d.getElementsByTagName(s)[0];if(!d.getElementById(id)){js=d.createElement(s);js.id=id;js.src=”//platform.twitter.com/widgets.js”;fjs.parentNode.insertBefore(js,fjs);}}(document,”script”,”twitter-wjs”);
Tweet!function(d,s,id){var js,fjs=d.getElementsByTagName(s)[0];if(!d.getElementById(id)){js=d.createElement(s);js.id=id;js.src=”//platform.twitter.com/widgets.js”;fjs.parentNode.insertBefore(js,fjs);}}(document,”script”,”twitter-wjs”);

Source: bisnis online

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - DAHLAN ISKAN: TAK PERLU GANGNAM SYLE, Catatan Hari Ini (3).


0 komentar:

Poskan Komentar

 

Berita Unik Seputar Dunia. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com