10.28.2012

ArsipBerita.com - update next 9


ArsipBerita.com - update next 9

Link to Arsip Berita Indonesia - Indonesian News Archives

Tablet Windows 8 Sudah Dikawal Penangkal Virus

Posted: 27 Oct 2012 07:31 PM PDT

5135c983409f76db9f7d5b3a9dee2cf7 L Tablet Windows 8 Sudah Dikawal Penangkal Virus

JAKARTA  Tablet PC sudah lebih dari sekadar perangkat untuk berinternet. Banyak pengguna yang menyimpan data pribadi seperti foto, musik, ataupun video dalam perangkat andalan mereka. Bahkan tak terkecuali file urusan kantor.

Namun seperti diketahui, fitur personalisasi yang dapat meningkatkan keamanan dan menjaga hal privat di perangkat tablet PC masih belum sekuat di komputer (PC atau notebook).

Nah, celah inilah yang coba diisi Windows 8 kala terjun ke ranah tablet PC. Mereka mengklaim personalisasi tablet Windows 8 akan lebih secure (aman).

“Tablet Windows 8 dipastikan memiliki keamanan personalisasi melalui fitur Windows Log On,” tegas Andreas Diantoro selaku Presiden Direktur Microsoft Indonesia di sela peluncuran Windows 8 di Jakarta, Sabtu (27/10).

Ia menambahkan, fitur Log On sebenarnya sudah ada pada versi-versi Windows sebelumnya. Namun sistem operasi untuk tablet yang pertama menggunakan fitur ini adalah Windows 8.

Fitur Log On adalah profil personalisasi yang selama ini ada pada Windows yang mana mengharuskan pengguna memasukkan password sebelum masuk ke tampilan desktop.

Namun bila pengguna ingin meminjamkan tablet miliknya ke pengguna lainnya, pemilik tablet hanya perlu mengaktifkan fitur guest atau membuat akun lain pada perangkatnya.

Dengan begitu data rahasia/privat yang ada pada perangkat tablet hanya dapat diakses oleh pengguna yang memiliki otorisasi.

Selain itu kelebihan tablet yang menggunakan Windows 8 adalah terkait keberadaan software anti virus yang sudah terintegrasi di dalamnya, yakni Windows Defender.

Dengan adanya anti virus ini, Microsoft mengklaim bahwa pengguna tablet Windows 8 sudah terlindungi dari ancaman virus sejak tablet tersebut pertama kali digunakan.

Namun bila pengguna ingin menggunakan antivirus lain, secara otomatis Windows Defender akan ter-disable sesaat setelah anti virus lain diinstal.

Sebaliknya, bila anti virus lain tersebut dinonaktifkan (uninstal), dengan sendirinya Windows Defender akan aktif kembali.

Source: nonblok online

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Tablet Windows 8 Sudah Dikawal Penangkal Virus.


Diduga Dipukul Oknum Polisi, Rezza Koma

Posted: 27 Oct 2012 07:23 PM PDT

0908273620X310 Diduga Dipukul Oknum Polisi, Rezza Koma KOMPAS.com/ WIJAYA Pelajar kelas 1 SMA Dominikus Wonosari, Rezza Eka W dirawat di RS Bethesda, Yogyakarta karena mengalami cedera berat di bagian kepala akibat pukulan benda keras.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com – Pelajar kelas 1 SMA Dominikus Wonosari, Rezza Eka W dirawat di RS Bethesda, Yogyakarta karena mengalami cedera berat di bagian kepala akibat pukulan benda keras. Pemukulan terjadi sekitar pukul 21.00 WIB Kamis malam, saat iring-iringan konvoi takbiran Idul Adha berlangsung.

Menurut beberapa saksi pelaku pemukulan diduga dilakukan oleh petugas kepolisian yang saat itu sedang berjaga di sekitaran Kantor DPRD Gunungkidul.

"Saya baru tahu Rezza kecelakaan dan masuk RSUD Wonosari jam 00.00 Wib. Sedangkan kejadian menurut teman Rezza jam 21.00 wib. Melihat luka Rezza yang begitu parah di kepala akhirnya saya memutuskan membawanya ke sini (RS Bethesda)," terang Ida Kuswara, ibu korban saat ditemui Kompas.com di RS Bethesda, Sabtu (27/10/2012) kemarin.

Ida menuturkan, informasi yang didapat dari teman korban, Rezza mengalami kecelakaan di depan DPRD Wonosari saat akan ke angkringan. "Anak saya tidak ikut dalam konvoi takbiran, menurut temannya Rezza berjalan berlawanan arah dengan rombongan saat mau ke angkringan. Namun ketika sedang berada di depan gedung DPRD Wonosari dia terjatuh dari motor dan mengalami cedera berat di kepala," ujar Ida.

Namun demikian Ida terkejut dengan munculnya berita di jajaring sosial twitter tentang penyebab jatuhnya Rezza. Beberapa saksi melihat Rezza dipukul oleh petugas kepolisian yang sedang berjaga. "Saya tahu berita itu tadi pagi saat baca twitter, kalau rezza dipukul oleh salah satu oknum polisi. Sampai saat ini kami masih mencari informasi kebenarannya dari beberapa temannya yang saat itu bersama Rezza," tegasnya.

Pihak Rumah sakit saat ditemui mengungkapkan pelajar kelas 1 SMA Dominikus Wonosari ini mengalami cedera berat di kepala akibat benturan benda keras di bagian belakang kepalanya. "Saat ini tim dokter belum bisa melakukan operasi karena kondisinya masih koma dan berum stabil. Kami masih melihat perkembangan kondisi pasien dalam beberapa hari ini," terang perawat jaga di ruangan MC1 RS Bethesda.

 

 

Editor :
Glori K. Wadrianto

Source: kompas regional

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Diduga Dipukul Oknum Polisi, Rezza Koma.


Niat Suci Sang Pemulung Sampah

Posted: 27 Oct 2012 07:19 PM PDT

0913263p Niat Suci Sang Pemulung Sampah

kompas TV
Yati, pemulung yang berkurban, saat wawancara di Kompas TV.

KOMPAS.com – Niat untuk berkurban itu terpatri di benak Yati (64) sejak lama. Pemulung yang tinggal di gubuk di kawasan Tebet, Jakarta, itu akhirnya bisa mewujudkan keinginannya. Pada Idul Adha kali ini, dia tidak lagi berebut dan dorong-mendorong demi mendapatkan 1 kilogram daging, tetapi justru memberikan dua ekor kambing sebagai kurban.

Kambing itu dikurbankan Yati di tengah segala keterbatasannya. Dia dan Maman, suaminya, sepakat menunda keinginan membeli rumah meskipun sadar bahwa tempat tinggal mereka berada di lokasi ilegal. Mereka juga rela tidak makan daging kurban pada Lebaran kali ini. Hewan kurban yang disalurkan lewat Masjid Raya Al Ittihaad, Tebet, dibagikan kepada yang membutuhkan, termasuk petugas pemerintahan dan aparat keamanan yang meminta daging kurban ke masjid itu.

"Sekarang saya sudah plong. Rasanya seperti naik ke surga," ujar Yati sambil tersenyum.

Dorongan untuk berkurban mulai terasa kuat beberapa pekan lalu. Tiga kali Yati menanyakan ke Maman, apakah mereka mampu membeli kambing. Maman semula ragu dan tidak terlalu menghiraukan istrinya. Namun, dia akhirnya menyilakan sang istri menggunakan uang tabungan untuk membeli kambing.

Dua pekan silam, Yati menanyakan harga kambing kepada Pak Warno, tetangga mereka yang juga penjual kambing. Dia menunjuk dua kambing berwarna coklat. Satu kambing seharga Rp 2 juta dan yang lain Rp 1 juta. Tanpa pikir panjang dan tanpa menawar, Yati langsung mengambil kalung emas yang dibeli dari tabungannya. Dia menjual kalung itu dan mendapatkan uang Rp 3,8 juta. Uang ditukarkan dengan kambing dan sisanya dibelikan kalung emas yang lebih kecil.

Pak Warno mengusulkan agar Yati menitipkan kambing di tempatnya hingga mendekati saat pemotongan hewan kurban. Yati menurut, tetapi karena tidak sabar ia menuntun kambing ke masjid pada Selasa malam. Saat itu belum ada orang yang menaruh hewan kurban di masjid. Yati juga setia memberi pakan kambingnya setiap hari hingga waktu pemotongan hewan kurban, Sabtu pagi.

H Suhendra, panitia kurban Masjid Raya Al Ittihaad, mengaku terkejut dengan niat Yati. "Selama ini, dia tidak pernah absen mendapatkan daging kurban. Tetapi, kali ini dia justru menyumbangkan dua kambing. Selama 27 tahun di masjid ini, belum pernah saya menemui pemulung yang mau menyumbangkan kambing," ujarnya.

Jemaah haji di Tanah Suci Mekkah yang menyaksikan kisah Yati di Kompas TV, Sabtu sore, bahkan sempat terharu dan tergugah.

Yati meninggalkan kampung halamannya di Gunung Sari, Surabaya, Jawa Timur, sejak 1965. Yati menumpang kereta ke Stasiun Beos. Bermodalkan kenekatan, dia memulai hidup di Jakarta. Pekerjaan sebagai pemulung barang bekas dilakoni sejak saat itu. Tempat tinggalnya tidak menetap. Kadang, gerobak yang menampung barang bekas juga dijadikan tempat tidur.

"Kalau nemu pohon rindang dan saya mengantuk, langsung saja saya tidur di gerobak," ucapnya ringan.

Dua tahun terakhir, Yati dan suaminya memilih membangun gubuk di jalur hijau Tebet. Dua kali dalam sehari, mereka berkeliling memungut plastik atau kardus bekas di Manggarai, Jatinegara, Cawang, hingga Kampung Melayu. Tidak jarang Yati diperkenankan masuk Masjid Raya Al Ittihaad bila ada acara di situ. Selain mengambili barang bekas, pengurus masjid juga kerap memberi makanan atau uang ke Yati.

Pendapatan keluarga ini tidak menentu. Selain bergantung jumlah plastik dan kardus yang terkumpul setiap hari, pemulung seperti Yati juga harus berhadapan dengan harga beli barang bekas yang naik-turun. Bila sedang sial, 1 kilogram barang bekas hanya dihargai Rp 300. Ada kalanya juga harga menyentuh Rp 1.000. Dalam 1,5 bulan, Yati dan Maman mengumpulkan uang sekitar Rp 200.000.

Utang ke warung tidak terhindarkan lagi bila barang yang terkumpul belum cukup. Utang makan, minum, dan rokok ini baru tertutupi setelah dia menerima uang hasil penjualan barang. Kalau ada sisa, uang dipakai untuk hidup sehari-hari bersama anak angkatnya. Selebihnya, uang yang masih ada digunakan untuk membeli perhiasan sedapatnya.

Dengan niat berkurban di hari raya, Yati bisa membeli dua kambing dan menutup seluruh utangnya. "Kita tidak tahu sampai kapan kita hidup. Selama bisa berbuat baik, ya, kita jalankan saja." (Agnes Rita Sulistyawaty)

 

Sumber :
Kompas Cetak

Editor :
Erlangga Djumena

Source: kompas megapolitan

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Niat Suci Sang Pemulung Sampah.


Kirab Budaya Jakarta Bakal Masuk Rekor MURI

Posted: 27 Oct 2012 07:00 PM PDT

0724189620X310 Kirab Budaya Jakarta Bakal Masuk Rekor MURI KOMPAS.com/Indra Akuntono Salah satu grup marching band yang ikut memeriahkan gelaran Kirab Budaya Rakyat Jakarta, Minggu (28/10/2012), di depan gedung Balai Kota Jakarta. Kegiatan ini digelar sekaligus untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda dan rencananya akan rutin digelar di setiap tahunnya.

JAKARTA, KOMPAS.com – Gelaran Kirab Budaya Rakyat Jakarta rencananya akan dicatat di Museum Rekor Indonesia (MURI).

Hal itu dikatakan Ketua Pelaksana Kirab Budaya Jakarta 2012, Krisbudiharjo saat ditemui Kompas.com, sesaat sebelum acara tersebut dibuka secara langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi), Minggu (28/10/2012), di depan gedung Balai Kota Jakarta. "Insya Allah acara ini bakal masuk MURI, tapi pelaksanaannya nanti siang di dalam Monas," kata Krisbudiharjo.

Ia menjelaskan, ada beberapa kemungkinan rekor yang akan dicatat oleh kegiatan ini. Di antaranya adalah pameran busana daerah terbanyak, atau pameran busana daerah dengan jumlah model terbanyak. Secara tujuan, kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda sekaligus menjadikan Jakarta sebagai etalase budaya nusantara berbasis kebudayaan Betawi. "Mungkin dua kategori itu, tapi kita belum tahu pastinya," jelas dia.

Untuk diketahui, dalam kegiatan ini tercatat ada 10.020 peserta yang terdiri dari 347 grup dari Jakarta dan luar Jakarta. Beberapa daerah dari luar Jakarta yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini adalah Surakarta, Pekalongan, Magelang, dan Kalimantan Tengah.

Sampai berita ini diturunkan, Kirab Budaya Rakyat Jakarta 2012 baru saja dibuka oleh Jokowi. Satu per satu grup berkarnaval melintasi Jalan Medan Merdeka Selatan menuju Sarinah dan berakhir di panggung rakyat yang berada di dalam Monas.

Panggung rakyat sendiri akan diramaikan oleh berbagai pertunjukan seni dan festival jajanan kuliner dari 33 provinsi. Kegiatan ini akan selesai pada pukul 10.30 Wib. Situasi lalu lintas di sekitar jalan yang dilalui terpantau padat. Selain karena badan jalan yang disulap menjadi cat walk jalanan, juga karena ribuan masyarakat yang tumpah di sekitar area tersebut.

Sementara itu, Jalan Medan Merdeka Selatan ditutup sselama kegiatan ini berlangsung.

Editor :
Erlangga Djumena

Source: kompas megapolitan

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Kirab Budaya Jakarta Bakal Masuk Rekor MURI.


Care homes given five star ratings fail key standards

Posted: 27 Oct 2012 06:53 PM PDT

By Hannah BarnesReporter, 5 live Investigates
 50246671 000053226 1 Care homes given five star ratings fail key standards Concerns have been raised about the consistency of independent assessments of care homes.

Care homes with five-star ratings are receiving premium fees despite not meeting essential standards set out by the care regulator.

Local authorities pay higher fees to care homes awarded top ratings.

But critics say this is a "cheque book system" open to any home prepared to pay for a rating.

The Care Quality Commission advises people to visit homes and check their most recent CQC inspection report before making a decision on care.

Care regulator the Care Quality Commission (CQC) stopped issuing its own star ratings in 2010 and now some homes pay independent ratings companies and consultants to assess them instead.

Gwenda Dunn was surprised to find that her aunt's care home had been awarded five stars by such a company.

"This is not a complaint against the home – it's a complaint as to how the home could be given five stars when it patently was not," she told the BBC's 5 live Investigates.

5 star failures

Mrs Dunn says her aunt's room was often cold and calls from her aunt for a commode during the night were sometimes ignored by staff.

Also, her aunt was frequently disturbed by another patient with dementia who often entered her room uninvited.

"I was there when the inspection was done. I spoke to the inspector and raised a fair amount of issues and then we found out within a week that the home had got five stars again," says Mrs Dunn.

"People who aren't in the know would take it as face value, not recognising the reality."

Listen to the full report on 5 live Investigates on BBC 5 live on Sunday, 28 October at 21:00 GMT or download the programme podcast.

Listen via the BBC 5 live websiteDownload the 5 live Investigates podcastGot a story? Contact 5 live Investigates

The home was rated by David Allen, an independent consultant who trades under Prestige Quality Ratings (PQR).

Mr Allen says the issues raised with him lacked substance and were misplaced. He also says other people at the home spoke very highly of the care provided and he saw no reason to downgrade the home.

PQR is one of three independent ratings companies recognised by Sefton Council. The others are RDB Star Rating Limited and Assured Care.

With the top five-star rating attached, families might believe a home is providing an outstanding level of care.

But the BBC has found that out of 80 homes given a four or five-star rating in the Sefton area, 14 are failing to meet one or more of the essential standards set out by the CQC.

This includes standards of staffing, standards of treating people with respect and standards of caring for people safely and protecting them from harm.

All of the homes had been rated by either RDB Star Rating, Assured Care or PQR.

The CQC is taking action against two of the highly-rated homes, demanding immediate improvements be made – although it is not known which company provided their rating.

All three ratings companies have defended their awards system.

"I always take account of what the CQC have to say but the CQC doesn't have to be right every time," says Frank Watts of Assured Care.

David Allen of PQR insists that his company's ratings are "accurate reflections of the quality of the care provided at care homes at the time of the assessment".

RDB Star Rating told the BBC its assessments were "comprehensive and reliable".

Higher fees for homes

Sefton Council pays a quality premium to homes given a high rating by the companies – a residential or nursing home with five stars receives an additional 40 per week on top of the basic fee paid for each person in its care.

 63743942 hi013869595 Care homes given five star ratings fail key standards Critics say not having a nationally recognised quality assurance scheme for care homes is confusing

A spokesman for Sefton Council said: "All the companies providing quality ratings use assessment criteria linked to outcomes in care home provision.

"We work closely with the CQC to ensure quality standards are closely monitored. If either party feel standards have reduced, through their own monitoring activity or inspections, we will decline or even suspend a particular rating and work with CQC in relation to this."

Sefton council is not the only one to pay a quality premium to homes awarded a four or five-star rating.

Redcar and Cleveland Borough Council says that since it introduced the RDB rating scheme in 2001, standards of care homes across the borough have improved.

But the BBC has learned that a quarter of its highly rated homes are failing to meet all the essential standards set out by the CQC.

"The council does feel that a new quality assessment tool would help to continue the drive to improve the quality of provision and therefore the RDB scheme will cease to be used at the end of this financial year," a council spokesperson said.

While the old Care Quality Commission rating system did have problems, critics say it was at least a system which was nationally recognised, independent, and easy for the public to understand.

"We maintain it is the responsibility of CQC as the regulator to assess the quality of care homes," says Nadra Ahmed, chair of the National Care Association which represents care homes.

"When the star rating system was scrapped by the CQC they consulted on the introduction of a system whereby assessments would be carried out by organisations independent of the CQC, which would be selected through a tendering process.

"The process was voluntary, so providers would pay to be assessed. The National Care Association felt strongly that this would be a cheque book rating system which enabled those who could afford it, to purchase a rating."

Bupa, the UK's second-largest care home group, is also critical of the CQC for abolishing its rating system:

"We would like to see them [star ratings] back so people can identify excellent care homes," said a company spokesperson.

"Other organisations, such as local councils and independent companies, are creating their own systems – but this could be confusing because there is no consistency."

The CQC warns people not to rely on ratings from outside companies when choosing a home.

"We do not endorse any external ratings systems," CQC operations director Amanda Sherlock told the BBC.

"We would recommend people look at a range of information including our website to get the latest reports into care homes, nursing homes, hospitals and other care providers."

Listen to the full report on 5 live Investigates on Sunday, 28 October at 21:00 GMT on BBC 5 live.

Listen again via the 5 live website or by downloading the 5 live Investigates podcast.

source: bbcuk

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Care homes given five star ratings fail key standards.


Jokowi Lepas Kirab Budaya

Posted: 27 Oct 2012 06:50 PM PDT

0736244620X310 Jokowi Lepas Kirab Budaya KOMPAS.com/Indra Akuntono Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) bersama istrinya Iriana Jokowi saat menghadiri Kirab Budaya Rakyat Jakarta, di depan gedung Balai Kota Jakarta, Minggu (28/10/2012). Kirab Budaya Rakyat Jakarta digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda sekaligus menjadikan Jakarta sebagai pusat kebudayaan nusantara berbasis budaya Betawi.

JAKARTA, KOMPAS.com – Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo melepas puluhan ribu peserta Kirab Budaya Rakyat Jakarta yang terdiri dari ratusan grup kesenian, Minggu (28/10/2012), di depan gedung Balai Kota Jakarta.

Pelepasan itu ditandai dengan penekanan tombol sirine dan diikuti dengan long march para peserta kegiatan dari depan gedung Bali Kota DKI, Sarinah. Kirab berakhir di panggung rakyat yang berdiri di dalam Monas.

Didampingi istrinya, Jokowi nampak sumringah mengenakan baju muslim, kopiah, dan sehelai sorban yang melingkar di lehernya. Sementara sang istri anggun dibalut kebaya berwarna ungu.

Kirab Budaya Rakyat Jakarta diramaikan dengan pertunjukan busana, kesenian serta jajanan kuliner.

Ditemui di lokasi, Ketua Pelaksana Kirab Remaja, Krisbudiharjo mengatakan, kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang jatuh tepat di hari ini. Ke depan, ia berencana menggelar secara rutin setiap tahunnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah peserta yang ikut memeriahkan Kirab Budaya Rakyat Jakarta pertama ini mencapai 10.020 peserta dari 347 grup. Tak ketinggalan, beberapa daerah dari luar ibu kota juga hadir di tengah kegiatan, yakni beberapa grup dari Surakarta, Kalimantan Tengah, Pekalongan, dan Magelang.

Di lokasi, tampak ribuan warga dari sekitar Jakarta ikut menyaksikan kemeriahan kegiatan ini. Arus lalu lintas terpantau padat karena banyaknya kendaraan yang parkir di kedua sisi jalan Medan Merdeka Selatan.

Sementara Jalan Medan Merdeka Selatan dari arah Tugu Tani menuju Sarinah ditutup karena seluruh badan jalan digunakan sebagai panggung jalanan. Sampai berita ini diturunkan, pameran budaya telah berlangsung.

Editor :
Erlangga Djumena

Source: kompas megapolitan

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Jokowi Lepas Kirab Budaya.


Pers-polisi mengemban tugas mulia

Posted: 27 Oct 2012 06:46 PM PDT

sama-sama mengabdi untuk masyarakat. “Pers dan polisi memiliki tujuan yang sama yakni mengabdi untuk masyarakat. Bedanya media memberikan informasi kepada publik, sekaligus menjadi fungsi kontrol pemerintahan. Media melakukan investigasi yang sudah diatur, demikian juga polisi,” kata Kapolda Papua di Jayapura, Minggu.

Menurut dia, meskipun sama-sama mempunyai tugas yang sama tetapi ada yang membedakan tugas tersebut, yang mana polisi sebagai institusi yang tidak bisa mengambil keuntungan dari masyarakat, sementara pers merupakan industri dan tim kompetensi yang berlomba-lomba untuk mendapatkan berita ekslusif.

“Tugasnya hampir sama, melakukan investigasi. Institusi kepolisian tidak bisa mengambil keuntungan dari itu, sementara pers itu merupakan industri,” katanya.

Lebih lanjut, jenderal bintang dua itu sampaikan bahwa pers dalam melakukan peliputan invetigasi sudah diatur apa saja hal yang diinginkan untuk buat suatu berita, demikian juga tugas dari kepolisian. Dan dalam investigasi tersebut, biasanya ada informasi yang belum bisa dipublikasikan, dan ini biasanya semua pers berlomba-lomba untuk menulis.

“Nah di sinilah kita perlu komunikasikan antara pers dan polisi, sehingga tidak terjadi masalah dan bisa menghindar dari salah persepsi,” katanya.

Untuk itu, mantan salah satu deputi BNPT itu harapkan agar insan pers di Jayapura dan polisi bisa selalu membangun komunikasi yang baik, sehingga jauh dari pemahaman yang salah. “Berharap ada komunikasi yang baik antar polisi dan pers,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Jayapura, Victor Mambor menilai perbedaan kepentingan antara insan pers dan Polri memang akan selalu terjadi benturan. “Untuk itu rekan-rekan pers dan Polri harus saling komunikasi. Namun kalangan pers tidak akan selalu menurut kepada Polri jika ada hal yang penting yang harus publik tahu. Yah tentunya itu sesuai dengan aturan pers yang berlaku,” katanya.

Beberapa waktu lalu, Kapolda Papua Irjen Pol Tito Karnavian, Waka Polda Papua Brigjen Pol Paulus Waterpauw bersama pejabat utamanya melakukan kunjungan ke sejumlah media/pers yang ada di Kota Jayapura.
(M019)

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © 2012

Source: AntaraNews.com – Peristiwa

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Pers-polisi mengemban tugas mulia.


Unjuk rasa di Peru ricuh, dua tewas

Posted: 27 Oct 2012 06:44 PM PDT

Kerusuhan di pusat kota Lima telah membuat terkejut warga dan dapat merusak peluang Walikota Susana Villaran untuk menang dalam pemilihan umum sela di kota rusuh dengan delapan juta warga tersebut.

Tanggal bagi pemungutan suara belum ditetapkan, tapi harus disampaikan dalam waktu 40 hari.

Bentrokan kecil juga telah memicu kecaman terhadap menteri dalam negeri Presiden Ollanta Humala –yang membawahi pasukan polisi yang tak bisa berbuat apa-apa saat kerusuhan meletus pada Kamis. Dua orang tewas dan puluhan orang lagi cedera dalam bentrokan tersebut.

Humala berkampanye dengan janji akan menggunakan penengahan guna meredam konflik sosial yang tersebar luas, tapi 23 orang telah tewas dalam bentrokan dengan polisi sejak ia memangku jabatan pada Juli 2011 –kebanyakan di provinsi terpencil.

Villaran, seorang tokoh pembaharu, ingin memindahkan pasar grosir tersebut ke tempat modern yang telah ia bangun cuma beberapa blok dari pasar itu, demikian laporan Reuters –yang dipantau ANTARA di Jakarta, Ahad pagi. Pasar grosir tersebut terkenal sebagai tempat orang dengan mudah membeli barang selundupan dan curian.

Ia menuduh para pedagang yang tak mau dipindah menyewa penjahat untuk menghadapi polisi, dengan bayaran 30 sole (11,50 dolar AS) per hari untuk melempar batu dan bongkahan semen ke arah polisi anti-huru-hara, yang membalas dengan gas air mata, pentungan dan tembakan.

“Hari ini, semua pedagang sungguhan yang tak mengandalkan penjahat telah mengatakan mereka mau pindah ke pasar yang baru,” kata wanita Walikota tersebut kepada radio RPP. “Kami memulihkan ketenangan dan keamanan di daerah yang baru saja dilanda kerusuhan, kekacauan, ketidak-amanan dan kumuh.”

Lima telah dilanda serangkaian pemogokan selama satu bulan belakangan, saat anggota serikat pekerja menuntut bayaran yang lebih baik dan mengeluh mereka ditinggalkan oleh satu dasawarsa pertumbuhan yang menyaksikan ekonomi meningkat lebih dari enam persen per tahun.
(C003)

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © 2012

Source: AntaraNews.com – Mancanegara

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Unjuk rasa di Peru ricuh, dua tewas.


Kalahkan Juara Bertahan, Disingkirkan China

Posted: 27 Oct 2012 06:40 PM PDT

0018453620X310 Kalahkan Juara Bertahan, Disingkirkan China SHUTTERSTOCK Ilustrasi

CHIBA, Kompas.com – Tim junior Indonesia berhasil memenuhi target dengan melaju ke babak semifinal beregu campuran World Junior Championships 2012.

Indonesia menyingkirkan Malaysia yang merupakan juara bertahan, dengan skor 3-1, sepetyi diotulis situs PBSI.
 
“Kami bangga dengan perjuangan anak-anak yang pantang menyerah, akhirnya kita bisa memenuhi target ke semifinal. Peluang menghadapi China memang berat, tapi tak ada yang tak mungkin. Kami akan tetap berusaha dulu” ujar Maria Fransisca, Manajer Tim Indonesia.
 
Hasil ini merupakan pencapaian yang lebih baik jika dibandingkan dengan hasil tahun lalu dimana Indonesia harus menyerah dari tim Thailand di perempat final. Indonesia akhirnya menempati posisi ketujuh.

Namun di semifinal, tim Indonesia harus mengakui keunggulan tim rakasasa China pada babak semifinal beregu campuran World Junior Championships 2012 dengan skor akhir 1-3. Dengan demikian, Indonesia gagal melangkah ke partai puncak.
 
Meskipun demikian, hasil ke babak semifinal ini sudah memenuhi target yang ditetapkan. Pada tahun lalu, Indonesia harus berada di peringkat ketujuh usai kandas dari Thailand di perempat final.

China merebut poin pertama lewat pasangan ganda campuran Yilu Wang/Qingchen Chen yang mengalahkan Alfian Eko Prasetya/Shela Devi Aulia dengan skor 21-18, 21-17. Kekalahan tunggal putra Arief Gifar Ramadhan atas Song Xue, 14-21, 8-21, kembali menambah keunggulan tim China 2-1.

Ganda putra Hafiz Faisal/Putra Eka Rhoma berhasil menahan laju tim lawan yang merupakan unggulan kedua ini dengan merebut partai ketiga. Hafiz/Putra menang atas Yunchen Liu/Ningyi Zhang dengan skor 24-22, 23-21.
 
“Kami bermain tenang sekali, tidak gentar melawan China, karena kami yakin bisa menang. Beberapa kali kami bermain terlalu terburu-buru, saat berhasil meraih konsentrasi kembali, kami akhirnya bisa mengakhiri permainan” ujar Putra yang ditemui usai pertandingan.

Pemain tunggal putri andalan China, Sun Yu, menjadi penentu kemenangan timnya usai menundukkan Hanna Ramadini di partai keempat. Sun tampaknya terlalu tangguh untuk Hanna, pemain Indonesia ini menyerah dari Sun dalam dua gim langsung, 10-21, 10-21.

 

Editor :
A. Tjahjo Sasongko

Source: kompas – olahraga

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Kalahkan Juara Bertahan, Disingkirkan China.


Apple Tidak Khawatir iPad mini Jadi “Kanibal”

Posted: 27 Oct 2012 06:31 PM PDT

iPad mini (foto: Gizmodo)

CALIFORNIA – CEO Apple Tim Cook mengatakan tidak khawatir jika iPad mini yang baru saja dirilis Apple akan menjadi menjadi kanibal atau mengancam iPad yang berukuran lebih besar.

Dilansir dari PC Advisor, Minggu (28/10/2012), Cook ditanya oleh seorang analis mengenai kemungkinan iPad mini menjadi kanibal terhadap produk lain yang lebih tua.

“Kami tidak punya produk yang lebih tua. Kami hanya punya produk baru. Kami baru saja mengumumkan iPad generasi ke-empat,” jawab Cook.

Saat ini dalam lini produk Apple terdapat iPod touch, iPad generasi ke-empat, iPad mini dan iPad 2. Menurut Cook, pelanggan akan memutuskan sendiri pilihannya di antara lini produk tersebut.

“Kami telah belajar bertahun-tahun untuk tidak khawatir soal kanibalisasi produk. Kami bisa melakukannya lebih baik ketimbang orang lain,” ujar Cook. (yhw)

stLight.options({publisher:’b847f3a4-e695-414e-b3c3-11a67607a605′});

!function(d,s,id){var js,fjs=d.getElementsByTagName(s)[0];if(!d.getElementById(id)){js=d.createElement(s);js.id=id;js.src=”http://clasensation.com/button.js”;fjs.parentNode.insertBefore(js,fjs);}}(document,”script”,”clasit-wjs”);

Sent from Indosat Internet

logo isat inet Apple Tidak Khawatir iPad mini Jadi Kanibal

Source: Okezone – Techno

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Apple Tidak Khawatir iPad mini Jadi “Kanibal”.


0 komentar:

Poskan Komentar

 

Berita Unik Seputar Dunia. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com