8.30.2012

ArsipBerita.com - update next 9


ArsipBerita.com - update next 9

Link to Arsip Berita Indonesia - Indonesian News Archives

Robin Hood Gordillo Memimpin Aksi Protes

Posted: 29 Aug 2012 07:31 PM PDT

0917477p Robin Hood Gordillo Memimpin Aksi Protes

REUTERS
Juan Manuel Sanchez Gordillo

CADIZ, KOMPAS.com – Wali kota, yang dijuluki ”Robin Hood” setelah mendorong penjarahan beberapa toko serba ada guna memberi makan kaum miskin, turun memimpin ribuan orang berdemo menentang aksi pengetatan anggaran yang dilakukan pemerintah pusat Spanyol akibat krisis ekonomi, Selasa (28/8).

Diperkirakan lebih dari 3.000 orang mengikuti aksi yang dipimpin Juan Manuel Sanchez Gordillo (60), Wali Kota Marinaleda itu. Gordillo dianggap sebagai pahlawan oleh para korban resesi, tetapi dicap sebagai kriminal oleh beberapa pihak lainnya lagi. Aksi demo besar-besaran itu digelar di Cadiz, kota di pantai selatan Spanyol yang parah terkena dampak resesi.

”Kami melawan sebuah krisis yang disebabkan dunia (industri) keuangan, tetapi harus dibayar oleh kelas pekerja, para buruh, dan petani kecil,” kata Gordillo yang dikenal karismatis.

”Kami ingatkan mereka yang sedang berkuasa bahwa tindakan pengetatan anggaran akibat krisis ekonomi sungguh berdampak pada kehidupan nyata,” kata pembangkang dari sayap kiri yang berjambang lebat itu.

”Penghematan, penghematan, penghematan… akhirnya membawa ke resesi, dan resesi membawa ke kesengsaraan yang mutlak,” katanya.

Pemerataan kekayaan

Di bawah terik matahari kawasan Andalusia, mata Gordillo tampak berkaca-kaca saat disambut ribuan pendukungnya.

Aksi protesnya kali ini adalah yang kesekian dari serangkaian kampanyenya selama tiga dekade untuk pemerataan kekayaan, termasuk di antaranya melalui pengadaan perumahan murah.

Politisi karismatik Spanyol ini terus-menerus terpilih memimpin Marinaleda sejak tahun 1979 sampai kini. Selama ini, dia hanya terkenal di Spanyol.

Akan tetapi, musim panas ini ia menarik perhatian internasional dengan aksi kontroversial. Ia memimpin para aktivis dengan pengeras suara dan mendorong mereka menyerbu beberapa toserba, mengisi penuh troli-troli dengan paket-paket makanan, seperti pasta, minyak, dan biskuit, untuk diberikan kepada kaum miskin. Semua tanpa membayar.

Mereka juga menyerbu kantor cabang bank dan pekan lalu malah menduduki bekas istana yang diubah jadi hotel di Cordoba. Sebuah perkembangan baru aksi protes akibat krisis yang melanda Eropa. (AFP/Sha)

Sumber :
Kompas Cetak

Editor :
Egidius Patnistik

Source: kompas internasional

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Robin Hood Gordillo Memimpin Aksi Protes.


Citigroup pays out $590m to settle subprime case

Posted: 29 Aug 2012 07:28 PM PDT

 57170490 108122243 Citigroup pays out $590m to settle subprime case Citigroup's payout is one of the biggest settlements connected to the global financial crisis

US banking giant Citigroup has paid $590m (370m) to shareholders who accused the bank of hiding its subprime exposure.

The payout is one of the biggest settlements connected to the global financial crisis which began four years ago.

The bank was accused by shareholders of concealing the scale of its exposure to the toxic mortgages.

Citi denied the allegation but said it wanted to avoid further legal costs.

The deal needs final approval from the courts.

Shareholders who acted together in a class action contended they were fraudulently misled by misstatements and omissions in the company's disclosures in 2008.

The amount to be paid under the proposed settlement is covered by Citi's existing litigation reserves.

A statement from the bank said the payment was a "significant step" towards resolving outstanding claims stemming from the financial crisis, adding "Citi will be pleased to put this matter behind us".

It said it was now a "fundamentally a different company" from what it was then.

Citi said it had since overhauled risk management, reduced risk and was focussing on banking basics.

The money will be paid from an already existing litigation reserves.

Figures from the bank last month showed it was recovering from its exposure to bad loans.

It was able to reduce provision for bad debts from $34.4bn to $27.6bn.

source: bbcuk

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Citigroup pays out $590m to settle subprime case.


FESTIVAL KOPI: Jadi kuliner unggulan, kopi andalan pariwisata

Posted: 29 Aug 2012 07:28 PM PDT

087a44d54251075b404fbe88e6de20f2 FESTIVAL KOPI: Jadi kuliner unggulan, kopi andalan pariwisata

JAKARTA: Indonesia menjadikan kopi sebagai unggulan dalam mengembangkan industri kuliner, selain menjadi duta pariwisata. Menduduki posisi sebagai produsen kopi dunia terbesar ke tiga setelah Brazil dan Kolombia, kopi Indonesia merupakan salah satu kopi terbaik di dunia.

“Salah satu dari industri kreatif yang tengah kita kembangkan adalah industri kuliner dan minuman yang kita unggulkan adalah kopi yang dapat menarik kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke tanah air“ ungkap Sapta Nirwandar, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, hari ini.

Sedikitnya satu juta wisman Eropa yang berkunjung ke Indonesia tahun lalu adalah pasar potensial mengingat kebiasaan mereka untuk minum kopi antara 3-5 kali per hari yaitu saat sarapan, pukul 10 pagi, usai makan siang, saat rehat sore dan setelah makan malam. Banyaknya wisman Jepang, Cina dan Korea yang berkunjung ke Indonesia juga memberikan peluang besar untuk menjadi konsumen kopi Indonesia. Bangsa Asia yang dikenal dengan tradisi dan budaya minum teh kini memiliki kebiasaan minum kopi pula.

Menurut Sapta, dalam acara-acara promosi pariwisata RI di luar negri maupun bursa-bursa pariwisata besar di dunia seperti ITB Berlin, Arab travel Fair dan bursa-bursa wisata lainnya di Eropa pihaknya selalu memperkenalkan beragam jenis kopi Indonesia dalam booth (stand) dan hasilnya selalu mendapat respons positif bahkan masyarakat yang hadir di event-event itu rela mengantri untuk mendapatkan secangkir kopi.

“Itulah sebabnya, salah satu sektor terbesar yang harus kita jual adalah kuliner dan dalam aktivitas pariwisata, kopi menjadi bagian penting dari industri kreatif,” ungkap Sapta.

Untuk semakin mengangkat kopi Indonesia, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pun mendukung Festival Kopi Indonesia pertama yang diberi tajuk Indonesian Coffee Festival 2012 di Ubud, Bali, pada 15-16 September 2012.

Festival ini merupakan hasil kerja sama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Pemkab Gianyar, Kerajaan Ubud, Asosiasii Kopi Spesial Indonesia, Komunitas Kopi, dan Blogger Kopi. Nantinya, selain menampilkan kopi-kopi dari berbagai daerah di Indonesia, dalam festival juga cara mengolah dan menyajikan kopi khas Indonesia. (arh)

Follow @bisniscom!function(d,s,id){var js,fjs=d.getElementsByTagName(s)[0];if(!d.getElementById(id)){js=d.createElement(s);js.id=id;js.src=”//platform.twitter.com/widgets.js”;fjs.parentNode.insertBefore(js,fjs);}}(document,”script”,”twitter-wjs”);
Tweet!function(d,s,id){var js,fjs=d.getElementsByTagName(s)[0];if(!d.getElementById(id)){js=d.createElement(s);js.id=id;js.src=”//platform.twitter.com/widgets.js”;fjs.parentNode.insertBefore(js,fjs);}}(document,”script”,”twitter-wjs”);

Source: bisnis online

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - FESTIVAL KOPI: Jadi kuliner unggulan, kopi andalan pariwisata.


Pasca Bentrokan, Perbatasan Dua Desa Masih Dijaga Polisi

Posted: 29 Aug 2012 07:22 PM PDT

0757402620X310 Pasca Bentrokan, Perbatasan Dua Desa Masih Dijaga Polisi KOMPAS.com/ Junaedis Untuk menhindari bentrok susulan pasca bentrokan pemuda antardua desa di Polewali Mandar, perbatasan Desa Buttu Dakka dan Jambumalea, hingga Kamis (30/8/2012) petugas kepolisian masih berjaga-jaga di lokasi kejadian.

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com – Sehari pasca bentrokan pemuda antardua desa di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, perbatasan Desa Jambumalea dengan Desa Buttu Dakka, Kecamatan Tapango, Polewali Madar, Sulawesi Barat hingga kini masih dijaga polisi berpakaian seragam dan berpakaian preman. Pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi bentrok susulan warga yang tidak puas dengan kejadian sebelumnya.

Sementara satu korban yang luka parah hingga kini masih dirawat di rumah sakit setempat. Pihak kepoliisan kini terus mengembangkan kasus bentrokan antardua kelompok pemuda antardua desa bertetangga ini. Dua pelaku utama lainnya yang diduga mengotaki bentrokan berdarah ini masih terus diburu petugas. Sementara satu pemuda yang tewas dalam peristiwa ini Rabu kemarin telah dimakamkan pihak keluarga di pekuburan setempat.

Menurut sejumlah saksi, bentrokan pemuda dua desa bertetangga itu konon masih terkait dengan dendam lama. Sejumlah saksi menyebutkan kejadian berdarah tersebut diduga masih terkait dnegan soal sepele, yakni ketersinggungan antardua kelompok pemuda di sebuah pesta beberapa saat lalu.

Kasat Serses Polres Polewali Mandar, AKP Wahyudi Rahman menyebutkan, dua warga yang diduga menjadi pelaku utama kini masih menjalani pemeriksaan di kantor Polres Polewali. Sementara dua pelaku lain dan sejumlah pihak lain yang diduga terlibat dalam kejadian ini masih dilacak Polisi.

"Tim kami terus bekerja memburu sejumlah warga yang diduga terlibat dalam bentrokan berdarah ini," ujar Wahyudi.

Sarana transportasi dan akses jalan yang tidak memadai ke perbatasan dua desa, menyulitkan distribusi bantuan pengamanan di lokasi. Meski jaraknya hanya sekitar 60 kilometer dari Kota Polewali, jarak tempuh ke lokasi ini bisa memakan waktu dua hinga tiga jam. Kondisi ini menyebakan petugas baru mengerahkan petugas pengamanan beberapa jam setelah kejadian. Akses informasi dan komunikasi yang masih terbatas antardesa menjadi penyebab lain seringnya terjadi peristiwa kriminal atau pelanggaran hukum tidak segera ditindak cepat.

Editor :
Hertanto Soebijoto

Source: kompas regional

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Pasca Bentrokan, Perbatasan Dua Desa Masih Dijaga Polisi.


Orangutan Akhirnya Mati

Posted: 29 Aug 2012 07:22 PM PDT

 Orangutan Akhirnya Mati Kompas/Agustinus Handoko Orang utan yang dievakuasi dari Wajok Hilir, Kabupaten Pontianak, Kalimantan Barat akhirnya mati pada Rabu (29/8/2012) malam pukul 22.30 WIB.

PONTIANAK, KOMPAS.com — Orangutan yang dievakuasi dari Wajok Hilir, Kabupaten Pontianak, Kalimantan Barat, akhirnya mati pada Rabu (29/8/2012) sekitar pukul 22.30 WIB. Orangutan jantan dewasa itu mati dalam perjalanan untuk menjalani perawatan ke Ketapang.

Manajer Program World Wide Fund for Nature Indonesia Kalimantan Barat Hermayani Putera, Kamis (30/8/2012), mengatakan, orangutan mati saat dalam perjalanan menuju pusat rehabilitasi dan konservasi International Animal Rescue (IAR) Ketapang.

Rabu sore, orangutan yang semula dirawat di Daops Manggala Agni Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalbar, Rasau Jaya, Kubu Raya, dibawa ke Ketapang. "Saat ini tim dari beberapa lembaga sedang mencari tempat otopsi dan menyiapkan peralatan di Pontianak. Sebagian anggota tim juga sedang menyiapkan penyimpanan mayat," kata Hermayani.

Sampai saat ini belum diketahui penyebab kematian orangutan itu. Sejak Sabtu lalu, orangutan berumur sekitar 17 tahun itu diketahui berada di kebun warga. Pada Senin lalu, orangutan itu berhasil dievakuasi dengan luka bakar di beberapa bagian tubuh. Orangutan itu mengalami luka bakar di pohon kelapa yang pelepahnya terbakar setelah pengasapan menimbulkan percikan api.

Sepanjang hari Minggu lalu, orangutan itu sudah tiga kali ditembak menggunakan bius, tetapi tak berhasil dilumpuhkan. Baru pada Senin sore, tembakan obat bius berhasil.

Editor :
Rusdi Amral

Source: kompas regional

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Orangutan Akhirnya Mati.


Polisi Pisahkan Pemeriksaan Kelompok Hercules dan John Kei

Posted: 29 Aug 2012 07:20 PM PDT

1433108620X310 Polisi Pisahkan Pemeriksaan Kelompok Hercules dan John Kei Ilustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan, pemeriksaan atas kelompok Hercules dan kelompok John Kei dilakukan terpisah. Total orang yang diperiksa adalah 110 orang.

"Saat ini masih dilaksanakan penyidikan terhadap mereka semua yang terlibat bentrokan itu," katanya, Rabu (29/8/2012) tengah malam.

Pemeriksaan sebanyak 102 orang dari kelompok Jhon Key dilakukan penyidik di Polres Metro Jakarta Barat. Sedangkan pemeriksaan delapan orang dari kelompok Daud Kei/ Hercules, dilakukan di Subdirektorat Resese Mobil Polda Metro Jaya. Mereka ini yang berada dalam mobil Toyota Inova yang dihadang polisi. Di dalam mobil itu juga disita beberapa senjata tajam.

Mereka diduga melanggar Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1951. Untuk kelompok John Kei, juga dikenakan Pasal 335 KUHP.

Editor :
Rusdi Amral

Source: kompas megapolitan

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Polisi Pisahkan Pemeriksaan Kelompok Hercules dan John Kei.


Masih Ada Satu Korban Lagi

Posted: 29 Aug 2012 07:20 PM PDT

1433108620X310 Masih Ada Satu Korban Lagi Ilustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com – Selain Laminggu (27), informasi dari Polres Metro Jakarta Barat menyebutkan, ada lagi satu orang korban, buntut bentrokan antara kelompok Hercules/Daud Kei dengan kelompok John Kei. Satu orang korban ini belum diketahui identitasnya, dan kondisinnya masih kritis.

Korban yang belum jelas identitasnya itu, semula dirawat di RS Darmais. Lalu, polisi memindahkannya ke RS Pelni Petamburan. Dari siang hingga Rabu tengah malam, kondisi korban masih kritis.

Adapun korban atas nama Laminggu, warga Karet Tengsin, Pasar Baru Barat, Jakarta Pusat, tewas dengan luka tembak di kepala tembus pelipis kiri. Keluarga korban tidak mau mayatnya diautopsi dan membawanya ke rumah duka Darmais.

Editor :
Rusdi Amral

Source: kompas megapolitan

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Masih Ada Satu Korban Lagi.


Korban Tewas Buntut Keributan Hercules VS John Kei

Posted: 29 Aug 2012 07:20 PM PDT

1433108620X310 Korban Tewas Buntut Keributan Hercules VS John Kei Ilustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengkonfirmasi satu orang tewas tertembak polisi dan 102 menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Barat.

"Seorang yang tewas itu atas nama Semi Binggo, dengan luka tembak pada bagian kepala belakang tembus pelipis kiri," katanya, Rabu (29/8/2012) sekitar pukul 23.00.

Sedangkan, Lajuma Maswatu (28) mengalami luka tembak pada bagian dada belakang tembus dada depan sebelah kanan, dalan kondisi kritis di RSUD Cengkareng.

Namun informasi dari Polres Metro Jakarta Barat, korban tewas atas nama Laminggu (27), warga Karet Tengsin, Pasar Baru Barat, Jakarta Pusat. Keluarga korban tidak mau mayat dioutopsi dan membawanya ke rumah duka Darmais.

Adapun kronologis terjadinya penembakan menurut Rikwanto sebagai berikut:

Pada saat penggledahan terhadap Kelompok Jhon Key (KJK), tiba tiba sebuah mobil Toyota Inova melaju sangat kencang dari arah perempatan Daan Mogot. Personel polisi yang tengah melaksanakan pengamanan mencoba menghentikan mobil tersebut, namun pengemudi mobil itu tidak menghiraukan.

Pada saat dilakukan penghadangan oleh anggota lalu lintas, justru mobil itu hendak menabrak mereka dan membahayakan personel lainnya. Polisi lalu melakukan tembakan peringatan, pengemudi Toyota Inova tetap tidak mengindahkan tembakan peringatan itu.

Sehingga dilakukan penembakan ke arah kendaraan serta roda kendaraan tersebut, yang berakibat dua korban kena tembakan pula.

 

Editor :
Rusdi Amral

Source: kompas megapolitan

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Korban Tewas Buntut Keributan Hercules VS John Kei.


Iklan Pasar Swalayan Dianggap Rasis

Posted: 29 Aug 2012 07:20 PM PDT

0911395p Iklan Pasar Swalayan Dianggap Rasis

SHU
Inilah penggalan iklan lowongan kerja dari Coles supermarket, Toko tidak menginginkan orang India atau Asia. Harus bisa berbahasa Inggris.

HOBART, KOMPAS.com – Salah satu jaringan pasar swalayan terbesar di Australia mendapat hujan kritik karena sebuah iklan lowongan kerja yang dianggap rasis.

Iklan untuk mencari petugas pembersih buat sebuah pasar swalayan Coles dekat Hobart, ibu kota Tasmania, Australia, itu dipasang di situs web Gumtree, Minggu lalu.

”Lowongan tersedia bagi petugas pembersih berpengalaman dalam pembersihan pasar swalayan untuk pekerjaan malam dan atau pagi. Harus bisa bekerja tanpa supervisi, dengan batas waktu dan teliti…” begitu bunyi sebagian iklan itu, yang diakhiri dengan ”Toko tidak menginginkan orang India atau Asia. Harus bisa berbahasa Inggris”.

Larangan bagi orang India dan Asia untuk ikut melamar itu segera menimbulkan keberangan di situs-situs jejaring sosial, dengan imbauan agar orang-orang memboikot toko itu dan mengajukan keluhan resmi.

”Ini pasar swalayan mana sehingga saya bisa memboikotnya,” kata seorang pengguna Facebook. Sedangkan yang lain mengatakan, ”Ini sebuah kasus untuk Komisi Anti-diskriminasi.”

Iklan lowongan kerja itu kemudian dicabut dari situs itu.

Jim Cooper, juru bicara jaringan pasar swalayan Coles, mengatakan, Selasa (28/8), iklan itu dipasang oleh sebuah perusahaan kontrak yang bertanggung jawab atas pekerjaan pembersihan toko jaringan pasar swalayan itu di Rosny, Tasmania.

”Iklan itu dipasang tanpa sepengetahuan Coles dan kami sangat prihatin begitu mengetahui soal iklan itu dan isinya,” kata Cooper kepada surat kabar Hobart Mercury.

”Coles adalah perusahaan yang memberi kesempatan setara dan kami tidak pernah mengeluarkan arahan seperti yang terkandung dalam iklan ini,” katanya.

Perusahaan itu mengatakan telah menghentikan layanan alih daya itu sebagai akibat dari iklan itu. Coles juga mengatakan akan menatar ulang kontraktor kebersihannya mengenai kebijakan pemberian kesempatan kerja setara bagi semua orang.

Tindakan hukum

Pejabat Komisi Anti-diskriminasi Tasmania, Robin Banks, mengatakan akan melacak kontraktor itu untuk melihat kemungkinan tindakan hukum. ”Adalah melanggar hukum untuk menghalangi seseorang karena ras mereka,” katanya.

Pejabat itu mengatakan, dia juga akan memeriksa apakah Coles ”memenuhi kewajibannya untuk menjamin para agennya tidak terlibat dalam diskriminasi”, sedangkan Gumtree mungkin telah melanggar undang-undang itu dengan mengizinkan penerbitan iklan diskriminatif.

Berdasarkan sensus 2011, 1,4 persen penduduk Australia berasal dari India, dan 1,5 persen dari China. (BBC/CNN/DI)

Sumber :
Kompas Cetak

Editor :
Egidius Patnistik

Source: kompas internasional

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Iklan Pasar Swalayan Dianggap Rasis.


Rutin “peeling”, kulit pun sehat terawat

Posted: 29 Aug 2012 07:17 PM PDT

“Sel kulit kita akan mati dan berganti setiap 28 hari. Namun bila sel kulit mati tidak terangkat, maka regenerasi kulit baru akan terhambat,” kata Ade.

Kulit mati yang menumpuk akan membuat wajah terlihat kusam, berjerawat, dan tata rias tidak akan menyatu dengan kulit wajah yang sesungguhnya.

“Mudahnya perawatan kulit wajah melalui peeling, sehingga dapat dilakukan secara rutin di rumah, menggunakan produk peeling pilihan Anda,” tutur Ade.

Oleskan krim peeling pada lima titik utama wajah yaitu, dahi, ujung hidung, kedua pipi, dan dagu.

“Usap krim peeling dengan gerakan memutar ke atas, dan jangan sampai bentuk putaran terputus. Fokus pada bagian hidung yang banyak memiliki komedo,” ujar Ade.

Bagi Anda dengan jenis kulit berminyak, peeling sebaiknya dilakukan dua atau tiga kali seminggu. Sementara untuk jenis kulit kering, peeling dapat dilakukan satu atau dua kali seminggu.Bila Anda memiliki kulit wajah yang sensitif, peeling cukup dilakukan satu atau dua kali dalam seminggu.

(M048)

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2012

Source: AntaraNews.com – Hiburan

Berita Lain:

+ Arsip Berita Indonesia - Rutin “peeling”, kulit pun sehat terawat.


0 komentar:

Poskan Komentar

 

Berita Unik Seputar Dunia. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com