7.31.2011

Legenda F1 Bicara Team-Order


Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

LONDON – Polemik team order yang mengemuka di ruang publik, pascarivalitas yang terjadi antara Sebastian Vettel dan Mark Webber, memicu pembalap legendaris Inggris Damon Hill untuk angkat bicara. Pria yang pernah memperkuat Williams dan Jordan itu menyatakan bahwa semua pembalap memilik hak dalam setiap balapan.

Melihat rekaman balapan di GP Inggris lalu, terlihat jelas bahwa Red Bull Racing bermain aman, menginstruksikan Webber untuk tetap bertahan di belakang Vettel. Dalam perspektif Hill, tidak salah bila Red Bull meminta Webber tidak menyalip Vettel, yang berisiko menimbulkan insiden yang tidak diinginkan.

Namun Hill tidak bisa melupakan naluri seorang pembalap saat memacu mobilnya di atas lintasan yang selalu ingin melewati mobil di depannya. "Ini akan sangat menyedihkan jika berakhir dengan tabrakan antara Vettel dan Webber, tapi saya harus berbicara mengenai sisi pembalap," kata Hill dikutip BBC, Sabtu (16/7/2011).

"Saya pikir mereka juga memiliki lisensi atau hak untuk memenangkan balapan kapanpun mereka mau dan itu panggilan mereka. Apakah mereka mampu untuk mengelola manuver melewati rekan satu timnya atau tidak," ujar Hill menyiratkan pesan kurang sepaham dengan strategi team order.

Terlebih, Hill melanjutkan, para penggemar ingin menyaksikan balapan yang penuh aksi overtaking, tidak peduli apakah pembalap tersebut berada dalam naungan satu tim atau tidak. "Para fans ingin melihat balapan. Jadi saya pikir ada beberapa diskusi yang perlu dilakukan untuk olahraga ini tentang bagaimana Anda mengelolanya.”

“Saya mengerti akan investasi, memahami komitmen, kerja, waktu dan segalanya. Tapi pada akhirinya, Anda tidak bisa menghentikan pembalap dari pembalap lainnya," sambung juara dunia 1996 ini.

"Untuk menegakkan aturan, bos tim harus memberitahu lebih dulu, tapi saya pikir itu bisa disosialisasikan sehingga tidak ada saling tuduh antara tim dan tim prinsipal karena tidak mengejar pembalap satu dan lainnya dengan berbagai cara.”

“Karena itu, harus dipahami bahwa pembalap berhak untuk berlomba. Itulah mengapa orang membeli tiket untuk menonton mereka balapan," tutup Hill coba memberikan saran untuk menengahi kontoversi team-order.

 

 

 

sumber : indofiles.org

Mira Tukumasha 31 Jul, 2011


--
Source: http://berita24.net/legenda-f1-bicara-team-order/
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Berita Unik Seputar Dunia. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com